Dustin Poirier dan Michael Chandler sama-sama menolak anggapan bahwa Conor McGregor datang ke oktagon untuk pura-pura bertarung atau sekadar mencari bayaran. Keduanya justru menilai mantan juara UFC dua divisi itu tetap memiliki naluri kompetitif yang kuat.
Penilaian itu muncul setelah McGregor kalah TKO dari Max Holloway di UFC 329 karena cedera kaki. Kekalahan tersebut membuat momen comeback McGregor jauh dari harapan dan kembali memunculkan beragam spekulasi soal niat bertarungnya.
Poirier melihat McGregor sebagai petarung sejati
Poirier, yang sudah tiga kali berbagi octagon dengan McGregor, memilih tidak menyebut rival lamanya itu sebagai pengecut. Ia mengakui kerap melontarkan komentar keras, tetapi menolak tudingan bahwa McGregor sengaja datang hanya untuk kalah.
“Saya rasa dia bukan pengecut. Saya sering mengatakan hal buruk tentang dia, tetapi pengecut, saya tidak yakin,” ujar Poirier dikutip dari Lowkickmma.
Ia juga menilai McGregor tetap punya dorongan untuk menang. “Dia adalah pesaing sejati dan ingin menang. Dan saya ragu dia membutuhkan uang itu. Bukan berarti dia datang hanya untuk mendapatkan bayaran,” ucap Poirier menambahkan.
Chandler masih menunggu duel yang belum terwujud
Michael Chandler juga memberi pembelaan serupa. Petarung yang nyaris menghadapi McGregor pada 2024 itu menyebut McGregor bukan sosok yang mudah menyerah atau suka menipu.
“Satu hal pasti [Conor McGregor] tidak, dia bukan orang yang mudah menyerah, dia bukan orang yang suka menipu,” tutur Chandler.
Chandler masih berharap duel mereka bisa terwujud setelah rencana pertarungan itu batal dua tahun lalu. Ia meyakini publik belum melihat seluruh potensi McGregor di UFC.
“Saya percaya [Conor] ingin melawan saya. Saya percaya dia mencoba melawan saya. Saya tahu semua orang kecewa, tetapi teruslah menonton. Ini bukan yang terakhir kalinya Anda akan melihat Conor,” ucap Chandler.
Perbedaan pandangan di sekitar McGregor kembali terlihat lewat komentar dua petarung yang pernah atau hampir satu panggung dengannya. Di tengah sorotan atas cedera yang membuatnya tumbang di UFC 329, Poirier dan Chandler memilih menyoroti sisi kompetitif McGregor ketimbang meragukan niatnya.
Perbandingan singkat komentar Poirier dan Chandler
| Nama | Sikap | Inti komentar |
|---|---|---|
| Dustin Poirier | Membela McGregor | Menilai McGregor bukan pengecut dan tetap ingin menang |
| Michael Chandler | Membela McGregor | Menyebut McGregor bukan sosok yang mudah menyerah atau suka menipu |
Chandler juga menegaskan bahwa ia percaya McGregor masih ingin bertarung dan mencoba melawannya. Harapan itu membuat nama McGregor tetap hidup di tengah pembicaraan tentang masa depannya di UFC.
(sry/abs)
Source: www.cnnindonesia.com






