BEI Bidik 10 Bursa Terbesar Dunia, Jeffrey Hendrik Andalkan Pendalaman Pasar

Author: Redaksi Android62

Bursa Efek Indonesia menargetkan posisi 10 besar bursa dunia pada 2030, dan arah itu langsung menjadi fokus utama kepemimpinan baru Jeffrey Hendrik. Target tersebut menjadi sinyal bahwa BEI ingin melangkah lebih jauh dari persaingan kawasan dan membangun daya saing di level global.

Jeffrey Hendrik resmi ditetapkan sebagai direktur utama BEI untuk periode 2026-2030 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan. Dalam pernyataannya usai RUPST di Jakarta, ia menegaskan bahwa orientasi BEI kini tidak lagi berhenti pada ASEAN.

“Kalau kita melihat target kita tadi, kita kan tidak lagi bicara ASEAN. Kita bicara bagaimana Indonesia ada di 10 besar dunia,” ujar Jeffrey Hendrik.

Pendalaman pasar menjadi strategi utama

Untuk mengejar ambisi itu, BEI akan memperkuat market deepening atau pendalaman pasar secara berkelanjutan. Strategi ini mencakup peningkatan kualitas dan jumlah perusahaan tercatat, sekaligus memperluas basis investor.

Jeffrey menilai pengembangan pasar tidak cukup hanya dengan menambah emiten. Di sisi lain, permintaan juga harus tumbuh seimbang melalui partisipasi investor domestik dan asing yang lebih luas.

BEI memandang langkah tersebut penting agar ekosistem pasar modal semakin kuat. Dengan pasar yang lebih dalam, fondasi untuk bersaing dengan bursa-bursa utama dunia diharapkan menjadi lebih kokoh.

Fokus Arah Kebijakan Tujuan
Pendalaman pasar Peningkatan kualitas dan jumlah perusahaan tercatat Memperkuat ekosistem pasar modal
Basis investor Memperluas partisipasi investor domestik dan asing Menjaga pertumbuhan permintaan
Jumlah emiten Melampaui 1.100 emiten Mendukung target 2030

Target emiten dan kualitas tetap berjalan bersama

Dalam peta jalan menuju 2030, BEI menargetkan jumlah perusahaan tercatat melampaui 1.100 emiten. Namun, Jeffrey menegaskan bahwa capaian itu tidak semata-mata soal angka.

Fokus utamanya tetap pada kualitas perusahaan yang melantai di bursa. Dengan begitu, pertumbuhan jumlah emiten dapat sejalan dengan peningkatan kredibilitas dan daya tarik pasar modal Indonesia.

BEI juga berharap seluruh sektor industri ikut berkontribusi terhadap target tersebut. Salah satu dorongan yang disebut adalah peningkatan pemanfaatan pasar modal oleh badan usaha milik negara atau BUMN sebagai sumber pendanaan.

Rincian target tahunan segera diumumkan

Jeffrey mengatakan rincian target tahunan untuk penambahan emiten dan pengembangan pasar akan diumumkan BEI dalam waktu dekat. Rincian itu akan menjadi bagian dari implementasi strategi menuju 2030.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa manajemen baru BEI ingin bergerak dengan peta jalan yang lebih terukur. Di tengah persaingan global yang semakin ketat, penguatan ekosistem, kualitas emiten, dan perluasan investor ditempatkan sebagai tiga prioritas utama.

Dengan arah kebijakan itu, Bursa Efek Indonesia diharapkan semakin menarik bagi perusahaan dan investor dari dalam maupun luar negeri. Target masuk 10 besar bursa dunia kini menjadi ukuran baru yang akan dikejar melalui penguatan pasar secara bertahap dan berkelanjutan.

Source: www.beritasatu.com
Berita Terbaru