Belanda Tersingkir di Piala Dunia, tetapi FIFA Beri Penghargaan yang Belum Pernah Diraih

Author: Redaksi Android62

Belanda menutup perjalanan di Piala Dunia dengan catatan yang kontras. Oranje memang berhenti pada babak 16 besar, tetapi FIFA memberikan Fair Play Award kepada tim tersebut.

Penghargaan itu menjadi yang pertama bagi Belanda sepanjang sejarah keikutsertaannya dalam ajang tersebut. Raihan ini memberi pengakuan pada sikap disiplin dan sportivitas skuad Oranje meski hasil turnamennya dinilai mengecewakan.

Rekor Disiplin yang Menonjol

Belanda tidak menerima satu pun kartu merah selama turnamen. Tim tersebut juga hanya mengoleksi tiga kartu kuning hingga kiprahnya berakhir.

Catatan itu menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian Fair Play Award. FIFA menilai penghargaan ini berdasarkan sportivitas, rasa hormat, dan perilaku teladan di dalam maupun di luar lapangan.

Tim Tahap Turnamen Kartu Kuning
Belanda Babak 16 besar 3
Turki Fase grup Lebih sedikit dari Belanda
Republik Ceko Fase grup Lebih sedikit dari Belanda
Tunisia Fase grup Lebih sedikit dari Belanda

Turki, Republik Ceko, dan Tunisia tercatat memiliki kartu kuning lebih sedikit dibandingkan Belanda. Namun, ketiganya tersingkir pada fase grup dan tidak memainkan laga sebanyak Oranje.

Belanda menjalani satu pertandingan tambahan setelah lolos ke babak 16 besar untuk menghadapi Maroko. Situasi tersebut membuat tiga kartu kuning tanpa kartu merah terlihat lebih menonjol dalam konteks jumlah laga yang dimainkan.

Penilaian Tidak Hanya Berdasarkan Kartu

FIFA tidak merinci alasan khusus di balik pemilihan Belanda sebagai pemenang. Karena itu, statistik kartu tidak dapat dipandang sebagai satu-satunya dasar keputusan tersebut.

Fair Play Award telah menjadi bagian dari Piala Dunia sejak 1970. Cakupan penilaiannya juga mencakup perilaku yang mencerminkan penghormatan terhadap pertandingan di luar lapangan.

Menurut Goal.com, perilaku pendukung Belanda kemungkinan turut diperhitungkan dalam penilaian itu. Kehadiran suporter Oranje di Amerika Serikat disebut menarik perhatian internasional sepanjang turnamen.

Fenomena “Oranje-mars” ikut mengiringi dukungan bagi tim Belanda. Bentuk dukungan tersebut selaras dengan unsur perilaku teladan di luar pertandingan yang menjadi bagian dari cakupan penghargaan FIFA.

Pengakuan di Tengah Hasil yang Pahit

Pencapaian ini menjadi penutup positif bagi skuad Belanda yang sebelumnya diasuh Ronald Koeman, yang kini telah hengkang. Trofi tersebut tidak mengubah fakta bahwa Oranje gagal melangkah lebih jauh di Piala Dunia.

Penghargaan ini juga berseberangan dengan kritik yang pernah mengiringi Belanda dalam beberapa tahun terakhir. Tim itu sempat dinilai kurang tegas terhadap rekan setim dan lawan dalam situasi tertentu.

Belanda kini menyusul Inggris yang memenangi Fair Play Award pada Piala Dunia sebelumnya. Brasil masih menjadi pemegang rekor penghargaan tersebut dengan empat kemenangan.

Bagi Oranje, penghargaan dari FIFA ini menjadi bukti bahwa perjalanan yang berakhir lebih cepat tetap meninggalkan catatan positif. Disiplin selama turnamen memberi Belanda pengakuan yang belum pernah mereka dapatkan sebelumnya.

Source: www.goal.com
Berita Terbaru