Betrand Peto mengungkap bahwa dirinya sempat menerima pandangan negatif tentang Ruben Onsu, sosok yang selama ini kerap disorot dalam konflik rumah tangga bersama Sarwendah. Dalam unggahan Instagram Story, ia menulis bahwa selama bertahun-tahun ada informasi yang masuk kepadanya hingga membentuk persepsi tertentu tentang ayah angkatnya.
Ia menyebut pernah mendengar bahwa Ruben tidak peduli dan bersikap jahat terhadap anak-anaknya. Betrand juga menyinggung bahwa penilaian itu sempat memengaruhi cara pandangnya terhadap situasi keluarga yang kini kembali menjadi perhatian publik.
Curhatan Betrand Muncul di Tengah Sorotan Keluarga
Pernyataan Betrand muncul saat hubungan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali disorot publik setelah perceraian mereka. Di tengah situasi itu, perhatian juga tertuju pada relasi Ruben dengan dua putrinya, Thalia dan Thania.
Betrand mengaitkan curhatannya dengan pertemuan Ruben dan kedua anaknya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Momen itu terjadi sebelum Ruben berangkat menjalani ibadah umrah dan menjadi salah satu bagian yang banyak diperbincangkan warganet.
Pertanyaan Betrand Soal Kebersamaan Anak dan Orang Tua
Dalam unggahannya pada Rabu, 24 Juni 2026, Betrand menyoroti kebiasaan anak yang seharusnya pulang bersama orang tua. Ia mempertanyakan mengapa anak-anak tidak pulang bersama orang tua mereka, terlebih ketika selama ini ada pernyataan tentang perjuangan demi anak.
Ia menulis, “Nah gitu, anak-anak harus pulang bareng orangtuanya. Jangan pulang sama tante dan omnya. Kan ke mana-mana bilangnya berjuang untuk anak. Tapi kok pulang (dari luar negeri) enggak pernah bareng? Emang lanjut sama siapa?”
Pernyataan itu merujuk pada momen saat Ruben bertemu Thalia dan Thania di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 22 Juni 2026. Dalam pertemuan tersebut, kedua putrinya hadir bersama Sarwendah dan adiknya, Wendy Lo.
Polemik Hak Asuh Ikut Menambah Perhatian Publik
Di luar unggahan Betrand, polemik antara Ruben Onsu dan Sarwendah juga menyeret isu hak asuh dan akses Ruben untuk bertemu anak-anaknya setelah perceraian. Situasi ini membuat setiap perkembangan baru langsung menarik perhatian publik.
Tak lama setelah pertemuan di bandara, Ruben diketahui melaporkan persoalan yang ia hadapi terkait akses bertemu anak kepada Komisi Perlindungan Anak Indonesia atau KPAI. Langkah itu mempertegas bahwa persoalan keluarga mereka belum benar-benar mereda.
Di sisi lain, Sarwendah disebut mendatangi kantor Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan atau Komnas Perempuan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa, 23 Juni 2026. Kedatangannya disebut sebagai upaya menyampaikan berbagai persoalan yang dialami selama menjalani rumah tangga hingga setelah perceraian.
Hingga kini, pernyataan Ruben, Sarwendah, dan Betrand terus memunculkan reaksi dari publik. Dinamika itu membuat hubungan keluarga mereka tetap berada di bawah sorotan, terutama karena setiap pernyataan baru dinilai menambah gambaran soal konflik yang masih berlangsung.
