Biaya Memori Mendorong Harga iPad dan Mac Naik, Apple Pukul Pembeli dari Dua Arah

Apple menaikkan harga sejumlah iPad, Mac, dan Vision Pro setelah biaya chip memori serta penyimpanan melonjak tajam. Kenaikan ini paling terasa pada model dasar, sementara konfigurasi premium terdorong lebih tinggi lagi ketika memori dan penyimpanan ditambah.

MacBook Pro kini naik $400 menjadi $1,999. MacBook Air bertambah $200 menjadi $1,299, sedangkan MacBook Neo naik $100 menjadi $699.

Daftar kenaikan yang paling menonjol

ProdukHarga BaruKenaikan
iPad A16$449$100
iPad Air$749$150
iPad Pro$1,199$200
Vision Pro$3,699$200

Untuk model dengan spesifikasi lebih tinggi, lonjakannya bahkan lebih berat. Vision Pro 1TB kini dibanderol $4,199 setelah naik $300, sementara MacBook Pro 16 inci dengan 128 GB memori dan 8TB penyimpanan mencapai $10,149.

Kenaikan harga ini muncul setelah Tim Cook memberi sinyal bahwa tekanan biaya pada komponen inti sudah terlalu besar untuk ditahan lebih lama. Dalam panggilan pendapatan kuartal kedua pada Mei, Cook juga menyebut biaya memori akan memberi dampak yang makin besar terhadap bisnis Apple.

Cook kemudian mengatakan kepada Wall Street Journal pada 17 Juni bahwa kenaikan harga tidak bisa dihindari. Ia menjelaskan Apple sudah berupaya menahan dampak lonjakan biaya sebesar mungkin, tetapi kondisi yang dihadapi telah menjadi tidak berkelanjutan.

Tekanan tersebut datang dari pasar chip memori dan penyimpanan yang ikut terdorong oleh permintaan dari perusahaan AI. Situasi itu memicu kekurangan RAM yang parah di industri dan sampai dijuluki “RAMageddon.”

Di Apple Store, harga baru sempat terlihat setelah situs kembali online pada Kamis pagi, dengan kenaikan di kisaran 15% hingga 20% untuk model dasar produk yang terdampak. Saham Apple pun turun lebih dari 5% saat pembukaan pasar pada Kamis ketika investor mencerna kabar penyesuaian harga ini.

Sejauh ini, harga iPhone dan AirPods belum berubah. Namun beberapa produk Apple yang kurang populer juga ikut terdampak, sehingga penyesuaian tidak berhenti pada lini utama saja.

Meski demikian, sebagian pembeli masih bisa menemukan harga yang lebih stabil di pengecer pihak ketiga. Harga diskon di retailer lain dilaporkan tetap bertahan, sehingga potongan harga Prime Day pekan ini justru tampak lebih menonjol dibanding 24 jam sebelumnya.

Berita Terkait