Bigme Hibreak Dual Paduan E-Ink dan LCD, Layar Bulat Belakangnya Terasa Janggal

Bigme kembali menunjukkan pendekatan yang tidak biasa lewat Hibreak Dual, ponsel yang menggabungkan layar e-ink dan layar LCD dalam satu perangkat. Alih-alih mengikuti pola umum smartphone masa kini, perangkat ini justru menonjol karena layar sekundernya berbentuk bulat kecil di bagian belakang.

Desain tersebut langsung memunculkan pertanyaan karena tampilannya jauh dari kesan ponsel modern yang biasanya mengusung layar simetris dan serba besar. Hibreak Dual tampil seperti eksperimen yang sengaja menabrak kebiasaan pasar, terutama karena layar e-ink 6,13 inci di bagian depan dipasangkan dengan panel LCD bulat 360 x 360 piksel di sisi belakang.

Layar utama yang familier, layar belakang yang justru jadi sorotan

Bagi pengguna perangkat baca digital, panel e-ink pada Hibreak Dual bukan hal asing. Layarnya menawarkan resolusi 300 PPI untuk tampilan hitam-putih dan 150 PPI untuk warna, sehingga cocok untuk membaca dan aktivitas yang tidak menuntut refresh tinggi.

Masalahnya, perhatian publik justru lebih banyak tertuju pada layar kedua yang jauh lebih kecil. Bentuk bulatnya membuat panel itu terasa lebih mirip indikator perangkat industri daripada layar pendamping sebuah smartphone.

Fungsi layar bulat yang serba singkat

Menurut penjelasan Bigme, layar LCD kecil itu dipakai untuk notifikasi, kontrol musik, jam, hingga pengingat panggilan. Secara fungsi, panel ini memang memberi akses cepat ke informasi ringkas tanpa harus mengaktifkan layar utama.

Namun, kehadiran layar kedua juga menimbulkan pertanyaan dari sisi kebutuhan pengguna. Banyak orang memilih ponsel e-ink untuk mendapatkan pengalaman yang lebih tenang dan minim distraksi, sehingga tambahan layar informatif justru terasa berlawanan dengan alasan utama penggunaan e-ink itu sendiri.

Promosi yang ikut memancing reaksi skeptis

Bigme tidak hanya menampilkan layar bulat tersebut untuk fungsi dasar. Dalam materi promosinya, layar itu juga diperlihatkan dipakai untuk swafoto, menonton video vertikal, sampai integrasi dengan chatbot yang disebut sebagai “AI pet”.

Cara promosi itu membuat Hibreak Dual terlihat lebih seperti produk percobaan ketimbang perangkat yang sudah matang untuk pasaran. Tidak heran jika respons publik tidak selalu positif, termasuk di forum Reddit r/Bigme yang diisi komentar bernada skeptis.

Salah satu komentar yang mencolok datang dari pengguna yang menulis, “This can’t be more disappointing,” yang menunjukkan besarnya jarak antara harapan dan kesan yang muncul dari perangkat ini.

Spesifikasi yang cukup standar di tengah desain yang tak biasa

Di luar desainnya, Hibreak Dual membawa spesifikasi yang tergolong wajar untuk kelasnya. Perangkat ini mendukung 5G dual-SIM, memakai RAM 8GB atau 12GB, serta penyimpanan 128GB atau 256GB.

Bigme juga membekalinya dengan Android 14, prosesor octa-core 2,6GHz, baterai 4.500mAh, kamera depan 5MP, dan kamera belakang 20MP. Untuk pilihan layar, ada varian e-ink hitam-putih atau warna, ditambah dukungan stylus dan opsi memakai case.

Berikut rincian utamanya:

  1. Dukungan 5G dual-SIM
  2. RAM 8GB atau 12GB
  3. Penyimpanan 128GB atau 256GB
  4. Android 14
  5. Prosesor octa-core 2,6GHz
  6. Baterai 4.500mAh
  7. Kamera depan 5MP
  8. Kamera belakang 20MP

Preorder sudah dibuka dengan banyak konfigurasi

Bigme mulai membuka preorder Hibreak Dual pada 16 April dengan delapan konfigurasi berbeda. Harga yang ditawarkan berada di kisaran $519 hingga $689, tergantung pilihan layar, dukungan stylus, dan penggunaan case.

Pihak Bigme menegaskan bahwa perangkat ini dibuat untuk menggabungkan layar utama e-ink dengan layar sekunder LCD agar pengguna tetap mendapat pengalaman yang ramah mata. Perusahaan juga menyebut ada sebagian pengguna yang menginginkan ponsel dengan dua layar besar, satu e-ink dan satu LCD, dan masukan tersebut akan dipertimbangkan untuk produk berikutnya.

Langkah itu memperlihatkan bahwa Bigme masih serius menggarap pasar ponsel e-ink, meski Hibreak Dual belum sepenuhnya menjawab kebutuhan yang dicari pengguna. Desainnya yang ganjil, layar sekundernya yang kecil, dan fungsi tambahannya yang terbatas membuat perangkat ini lebih terasa sebagai percobaan berani daripada solusi yang langsung terasa relevan bagi pasar.

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer