Bitcoin dan Ethereum Gagal Menjaga Kenaikan Pagi, Pasar Kripto Masih Sulit Lepas dari Tekanan

Author: Redaksi Android62

Pasar kripto kembali menunjukkan pola yang sulit bertahan lama. Bitcoin dan Ethereum sempat dibuka menguat pada perdagangan Jumat pagi, tetapi kenaikan itu cepat terkikis dan membuat pasar masih tampak rapuh.

Pergerakan awal yang positif belum cukup untuk mengubah arah pasar dalam jangka pendek. Dalam hitungan jam, kedua aset terbesar itu kembali melemah dan tetap bergerak dalam kisaran sempit yang sudah terbentuk selama dua pekan terakhir.

Bitcoin dan Ethereum gagal mempertahankan penguatan awal

Pada pembukaan, bitcoin berada di $81,069.54, atau naik 2.3% dari pembukaan Kamis di $79,276.95. Ethereum juga ikut menguat di awal sesi dengan pembukaan di $2,282.46, naik 1.1% dari posisi pembukaan Kamis sebesar $2,257.57.

Namun, penguatan itu tidak bertahan lama. Pada pukul 7:10 a.m. ET, bitcoin turun ke $80,596.43 dan ethereum melemah ke $2,257.73.

Data CoinMarketCap pada 5:24:24 AM UTC bahkan menunjukkan level yang lebih rendah, dengan bitcoin di $78,981.13 dan ethereum di $2,224.42. Kondisi ini menegaskan bahwa dorongan beli di awal perdagangan belum cukup kuat untuk menahan tekanan jual.

Pergerakan masih terkunci dalam rentang sempit

Pola yang muncul pada Jumat pagi hampir sama dengan beberapa sesi sebelumnya. Minat beli memang masuk di awal, tetapi tekanan jual kembali menahan kenaikan dan membuat pasar belum keluar dari rentang terbatas.

Situasi tersebut menjadi sinyal bahwa kripto masih mencari arah. Selama dua pekan terakhir, bitcoin dan Ethereum belum menunjukkan tenaga yang cukup untuk membentuk tren naik yang lebih meyakinkan.

Posisi bitcoin masih jauh dari puncak harga

Meski dibuka lebih kuat pada Jumat ini, bitcoin masih punya jarak yang besar terhadap level tertingginya. Pembukaan hari ini tercatat 1.3% lebih tinggi dibanding seminggu lalu dan 9.3% di atas posisi sebulan lalu, tetapi tetap 21.7% lebih rendah dari level setahun lalu.

Rekor tertinggi bitcoin berada di $126,198.07 pada 6 Oktober 2025. Sementara itu, rekor terendahnya tercatat di $0.04865 pada 14 Juli 2010.

Data tersebut menunjukkan bahwa harga bitcoin saat ini masih belum mendekati puncak historisnya. Dalam kondisi volatilitas jangka pendek yang belum reda, bitcoin lebih terlihat bergerak menunggu arah baru daripada membangun kenaikan yang solid.

Ethereum ikut bergerak tanpa tenaga yang kuat

Ethereum memperlihatkan pola yang sejalan, meski pergerakannya tidak sebesar bitcoin. Pembukaan Jumat ini tercatat 0.4% di bawah pembukaan sepekan lalu dan 1.8% lebih rendah daripada sebulan lalu.

Dibandingkan setahun lalu, pembukaan ethereum juga masih 12.6% lebih rendah. Ethereum pernah menyentuh all-time high di $4,953.73 pada 24 Agustus 2025, sedangkan all-time low-nya berada di $0.4209 pada 21 Oktober 2015.

Kombinasi data itu menunjukkan pasar belum cukup yakin untuk mendorong harga naik lebih jauh. Selama tekanan beli belum dominan, ethereum berisiko tetap bergerak dalam pola naik-turun yang terbatas.

Sentimen makro masih menekan aset berisiko

Selain faktor pergerakan harga, pasar juga dibayangi sentimen makro yang belum sepenuhnya mendukung. Setelah Presiden Trump menyelesaikan pertemuan puncaknya di China pekan ini, para pemimpin dunia memang menutup pertemuan dengan dorongan positif untuk inisiatif ekonomi dan perdagangan.

Meski begitu, tidak ada kemajuan berarti dalam negosiasi damai dengan Iran. Kondisi itu masih menimbulkan kekhawatiran inflasi di AS dan secara global, sehingga investor cenderung lebih berhati-hati terhadap aset berisiko seperti kripto.

Dalam situasi seperti ini, reli pembukaan mudah kehilangan tenaga. Bitcoin dan Ethereum pun kembali memperlihatkan bahwa pasar kripto masih sensitif terhadap perkembangan makro dan belum cukup kuat untuk keluar dari kisaran yang bertahan dua pekan terakhir.

Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru