BMW menambah sorotan di segmen mobil performa tinggi Indonesia lewat peluncuran BMW M2, BMW M2 CS, dan BMW M3 Touring. Dari ketiganya, BMW M3 Touring tampil paling cepat dengan catatan akselerasi 0-100 km/jam dalam 3,6 detik.
Model wagon berperforma tinggi itu dipasarkan Rp2,79 miliar dan menjadi model termahal dalam peluncuran kali ini. Di bawahnya ada BMW M2 CS seharga Rp2,70 miliar, sedangkan BMW M2 dibanderol Rp1,98 miliar sebagai model paling terjangkau.
Performa besar dalam tiga karakter berbeda
Ketiga model sama-sama memakai mesin enam silinder segaris 3 liter atau 2.993 cc. Namun, BMW memberi karakter yang berbeda pada masing-masing mobil lewat pengaturan tenaga, torsi, dan sistem penggeraknya.
BMW M2 hadir sebagai varian dua pintu yang paling ringkas. Mesin ini menghasilkan 480 hp dan torsi 600 Nm, lalu disalurkan melalui transmisi 8-percepatan M Steptronic dengan Drivelogic.
Dengan setelan tersebut, BMW M2 mampu berakselerasi dari 0 ke 100 km/jam dalam 4 detik. Kecepatan puncaknya dibatasi pada 250 km/jam.
M2 CS lebih agresif, M3 Touring paling kencang
BMW M2 CS naik kelas dari sisi performa. Tenaganya mencapai 530 hp dengan torsi 650 Nm, sementara akselerasi 0-100 km/jam ditempuh dalam 3,8 detik dan kecepatan maksimumnya 302 km/jam.
BMW juga memberi sentuhan visual yang lebih eksklusif melalui velg 19 inci dan 20 inci berdesain Star Spoke Style 827 M berwarna Gold Bronze. Tampilan itu membuat M2 CS terasa lebih istimewa dibanding M2 biasa.
BMW M3 Touring membawa kombinasi yang berbeda karena mengusung bodi station wagon bersama sistem penggerak seluruh roda M xDrive. Mesin 3,0 liter enam silindernya juga menghasilkan 530 hp dan torsi 650 Nm, tetapi dukungan penggerak semua roda membuat akselerasinya lebih cepat.
Hasilnya, M3 Touring mampu melesat dari diam ke 100 km/jam dalam 3,6 detik. Angka ini menempatkannya sebagai model tercepat di antara tiga mobil yang baru masuk Indonesia.
Fungsi harian tetap menjadi nilai utama
Meski berorientasi performa, BMW M3 Touring tetap diposisikan sebagai mobil yang praktis untuk penggunaan sehari-hari. BMW melengkapinya dengan roof rail, pintu bagasi elektrik, sandaran kepala belakang fleksibel, dan akses kabin through-loading.
Karakter itu membuat M3 Touring berbeda dari dua model dua pintu yang lebih fokus pada sensasi berkendara. Dalam format station wagon, mobil ini menawarkan ruang fungsi yang lebih luas tanpa meninggalkan identitas divisi M.
Peluncuran tiga model ini juga mempertegas langkah BMW menjaga pangsa perhatian di segmen premium saat pasar mobil domestik sedang melambat. Data industri menunjukkan penjualan mobil bulanan di Indonesia pada Mei 2026 berada di 69.219 unit, turun dari 80.779 unit pada April.
Di tengah kondisi itu, BMW menempatkan lini M Series terbaru ini sebagai penawaran yang menonjolkan tenaga, eksklusivitas, dan perbedaan karakter. Rentang harga Rp1,98 miliar hingga Rp2,79 miliar menunjukkan bahwa BMW masih percaya pada permintaan mobil performa tinggi di Indonesia.
