Servis Motor Listrik Ternyata Cuma Rp 30.000, Biaya Angkut Justru Jadi Tantangan

Author: Redaksi Android62

Biaya servis ringan motor listrik di bengkel spesialis ternyata masih tergolong murah. Pemilik kendaraan umumnya hanya perlu menyiapkan Rp 30.000 sampai Rp 50.000 untuk jasa pengerjaan.

Kisaran tarif itu membuat perawatan motor listrik dinilai lebih sederhana dibandingkan motor berbahan bakar bensin. Jumlah komponen yang perlu dirawat juga lebih sedikit, sehingga biaya rutin cenderung lebih rendah.

Kendala utama ada pada pengangkutan

Di lapangan, layanan servis motor listrik justru lebih sering dilakukan melalui home service. Teknisi datang langsung ke rumah pelanggan karena pengangkutan kendaraan masih menjadi hambatan utama.

Alfian, pemilik bengkel motor listrik AD Service di Solo, mengatakan tidak banyak pemilik yang membawa langsung motornya ke bengkel. Salah satu sebabnya adalah keterbatasan armada untuk mengangkut kendaraan saat perlu diperiksa atau diperbaiki.

Jika harus menggunakan jasa angkut, biayanya dinilai cukup mahal. Karena itu, layanan datang ke rumah menjadi pilihan yang lebih masuk akal bagi banyak pengguna motor listrik.

Tarif ringan belum termasuk penggantian suku cadang

Alfian menjelaskan tarif Rp 30.000 hingga Rp 50.000 hanya berlaku untuk servis ringan dan mencakup jasa servis saja. Biaya tersebut belum termasuk penggantian suku cadang bila saat pengecekan ditemukan komponen yang harus diganti.

Artinya, total pengeluaran masih bisa bertambah tergantung kondisi masing-masing motor listrik. Besarnya biaya akhir tetap ditentukan oleh hasil pemeriksaan dan kebutuhan perbaikan pada kendaraan.

Cara pakai pemilik ikut menentukan biaya

Walau servis ringan tergolong terjangkau, biaya perawatan tetap bisa berubah sesuai kondisi motor. Faktor utamanya adalah bagaimana kendaraan digunakan sehari-hari oleh pemilik.

Alfian menilai masih banyak pengguna yang hanya memakai kendaraan tanpa memperhatikan perawatan dasar. Kebiasaan seperti itu berpotensi membuat kondisi motor menurun dan memicu kebutuhan perbaikan tambahan.

Karena itu, servis ringan sebaiknya dipahami sebagai langkah pencegahan, bukan sekadar kewajiban berkala. Pemeriksaan dini dapat membantu mengetahui apakah ada bagian yang mulai bermasalah sebelum kerusakan bertambah parah.

Lebih ringkas dari motor bensin

Motor listrik dinilai unggul dalam hal kesederhanaan perawatan karena tidak memiliki komponen sebanyak motor bensin. Kondisi ini membuat kebutuhan servis berkala menjadi lebih ringkas dan beban perawatan harian lebih ringan.

Bagi konsumen yang masih mempertimbangkan biaya kepemilikan, tarif jasa servis ringan di kisaran Rp 30.000 sampai Rp 50.000 memberi gambaran bahwa perawatan dasar motor listrik masih cukup terjangkau. Namun, angka tersebut tetap perlu dibaca secara utuh karena penggantian part akan menambah biaya sesuai kebutuhan perbaikan.

Di tengah berkembangnya penggunaan motor listrik, layanan servis spesialis dan home service menjadi bagian penting untuk menjaga kenyamanan pengguna. Selama perawatan dasar dilakukan dengan baik, pemilik motor listrik berpeluang menjaga kendaraan tetap optimal tanpa terbebani ongkos servis rutin yang besar.

Source: otomotif.kompas.com
Berita Terbaru