Subaru kembali memancing spekulasi soal arah baru Impreza setelah mendaftarkan nama “Impreza TX” di Amerika Serikat dan Kanada. Langkah itu membuat kemungkinan hadirnya hatchback turbo dengan transmisi manual terasa semakin dekat.
Di tengah lini Impreza yang saat ini masih menonjolkan efisiensi dan karakter aman, kemunculan nama baru itu dianggap membuka ruang bagi varian yang lebih hidup. Posisi tersebut juga bisa mengisi celah penting di bawah WRX.
Nama TX Memunculkan Banyak Tafsir
Pendaftaran merek dagang “Impreza TX” pertama kali terdeteksi oleh Creative311, sementara Subaru belum menjelaskan tujuan di balik pengajuan nama tersebut. Karena belum ada keterangan resmi, makna badge ini masih belum pasti.
Meski begitu, nama TX bukan sepenuhnya asing dalam jejak Subaru. Perusahaan itu pernah memakai label “TX” pada beberapa model pasar Jepang seperti Leone, sedangkan kebalikannya, “XT”, lebih sering dikaitkan dengan mesin turbo dan sistem all-wheel drive pada Forester dan Outback.
Kombinasi itu membuat banyak pengamat membaca TX sebagai sinyal adanya karakter yang lebih sporty. Jika tafsir tersebut benar, Impreza hatchback berpotensi mendapat identitas yang belum pernah hadir dalam bentuk yang sama di model ini.
Ruang Untuk Mesin yang Lebih Berisi
Secara produk, Impreza memang masih memiliki ruang untuk versi yang lebih bertenaga. Subaru tidak perlu mengubah fondasi utamanya karena model ini sudah memakai all-wheel drive sebagai standar.
Tambahan turbocharger dan top-mounted intercooler akan menjadi langkah yang logis untuk meningkatkan performa. Dengan pendekatan itu, Impreza bisa tampil lebih menggigit tanpa kehilangan karakter dasar yang sudah melekat.
Saat ini, Impreza ditawarkan dengan mesin 2.0 liter naturally aspirated boxer empat silinder bertenaga 152 hp atau mesin 2.5 liter yang menghasilkan 180 hp. Keduanya cukup untuk kebutuhan harian, tetapi belum memberi kesan hatchback yang benar-benar emosional.
Manual Jadi Bagian yang Paling Ditunggu
Bagian yang paling mengundang perhatian dari rumor ini adalah peluang hadirnya transmisi manual. Saat ini, Impreza hanya dijual dengan CVT, sehingga versi turbo akan terasa lebih lengkap bila dipasangkan dengan girboks manual.
Belum ada jaminan Subaru akan mengambil arah tersebut. WRX sendiri tetap bisa hidup dengan CVT, jadi skenario Impreza TX mengikuti pola serupa masih terbuka.
Namun, spekulasi soal manual mendapat dorongan baru dari teaser Subaru beberapa minggu lalu. Dalam materi itu, perusahaan menampilkan tiga model baru yang dijadwalkan tiba pada 2027 dan semuanya memakai transmisi manual.
Salah satunya adalah WRX, satu lagi BRZ, dan model ketiga tampak seperti Impreza hatchback. Subaru chief technology officer dan executive vice president Tetsuro Fujinuki juga menyebut mobil tersebut sebagai “affordable base car” dengan “personality that is different from the WRX and the BRZ.”
Pernyataan itu selaras dengan bayangan sebuah hatchback yang lebih terjangkau, tetapi tetap punya identitas sendiri. Jika mobil dalam teaser memang Impreza TX, Subaru tampaknya sedang menyiapkan model yang bisa mengembalikan unsur kesenangan berkendara ke dalam jajaran Impreza.
