Ledakan bom pinggir jalan di Distrik Tak Bai, Provinsi Narathiwat, Thailand selatan, melukai dua turis asal Malaysia yang sedang melintas dengan mobil berpelat Malaysia. Insiden itu terjadi di dekat persimpangan Sa Pom, Ban Praiwan, Tambon Praiwan, dan menambah kekhawatiran atas keamanan di kawasan perbatasan tersebut.
Komando Operasi Keamanan Dalam Negeri atau ISOC menyebut bahan peledak itu disembunyikan di dalam pipa yang ditanam di bawah permukaan jalan. Ledakan terjadi sekitar pukul 11.41 waktu setempat dan langsung merusak kendaraan serta permukaan jalan di sekitar lokasi kejadian.
Kondisi dua korban
Dua korban masing-masing bernama Abdullah Syarapi Bin Abd Rahman, 45, dan Muhammad Yusri Bin Udin, 38. Abdullah mengalami luka robek di dahi serta cedera pada tangan kiri dan paha kiri, sementara Muhammad Yusri mengalami luka pada lengan kanan dan tangan kiri.
ISOC menyatakan keduanya tidak berada dalam kondisi kritis dan tetap sadar setelah ledakan. Setelah mendapat pertolongan awal di lokasi, mereka dibawa ke Rumah Sakit Naradhiwasrajanagarindra di Distrik Muang, Provinsi Narathiwat, untuk menjalani perawatan lebih lanjut.
Penyelidikan masih berjalan
Aparat keamanan masih menyelidiki pelaku dan motif di balik serangan tersebut. Hingga kini, belum ada keterangan lanjutan mengenai pihak yang bertanggung jawab atas peledakan itu.
Peristiwa ini kembali menyoroti situasi keamanan di Thailand selatan, terutama di Narathiwat, Pattani, dan Yala, yang selama bertahun-tahun kerap menghadapi kekerasan bersenjata dan serangan bom terkait konflik separatis. Ledakan di Tak Bai menambah daftar panjang gangguan keamanan di wilayah yang juga kerap berdampak pada warga sipil maupun pelintas dari luar negeri.
