Biro Perlindungan Hak Pendidikan atau BPHP dalam Teach You a Lesson tampil sebagai lembaga yang menolak kompromi ketika keselamatan di sekolah terancam. Di tengah kasus perundungan, kekerasan, narkotika, perjudian daring, hingga kejahatan yang dilakukan siswa di bawah umur, lembaga ini hadir sebagai penegasan bahwa ruang pendidikan tidak boleh dibiarkan kehilangan fungsi amannya.
Yang paling menonjol dari BPHP adalah keberaniannya mengambil posisi jelas di pihak korban. Lembaga ini tidak dibangun untuk membela status guru atau murid, melainkan untuk melindungi siapa pun yang dirugikan oleh lingkungan pendidikan yang tidak aman.
Berpihak pada korban, bukan pada jabatan
Prinsip kerja BPHP membuatnya berbeda dari institusi sekolah pada umumnya. Dalam banyak kasus, perdebatan sering berputar pada perlindungan terhadap guru atau murid, tetapi BPHP memilih fokus pada pihak yang paling kehilangan haknya.
Choi Gang Seok menegaskan bahwa tujuan lembaga ini adalah melindungi siapa pun yang tidak lagi memperoleh hak atas lingkungan pendidikan yang aman. Sikap itu juga menjelaskan mengapa BPHP dapat turun tangan saat siswa menjadi korban kekerasan atau eksploitasi, sekaligus melindungi guru bila mereka diperlakukan tidak adil.
Langkah keras yang memberi konsekuensi nyata
Keunikan lain BPHP terletak pada cara mereka menangani pelanggaran serius. Jika banyak lembaga pendidikan mengandalkan teguran, mediasi, atau sanksi administratif, BPHP justru memilih tindakan yang jauh lebih tegas terhadap pelaku kekerasan dan kejahatan.
Na Hwa Jin dan timnya tidak ragu mengambil langkah langsung saat berhadapan dengan siswa yang mengancam keselamatan orang lain. Dalam beberapa kasus, BPHP bahkan membuat pelaku merasakan konsekuensi nyata dari perbuatannya agar mereka memahami dampaknya terhadap korban.
Pendekatan seperti ini juga mematahkan rasa aman palsu yang kerap muncul pada pelaku kejahatan remaja karena status mereka sebagai anak di bawah umur. BPHP menunjukkan bahwa setiap tindakan tetap memiliki akibat, sekalipun dilakukan di lingkungan sekolah.
Masih bertahan meski banyak tekanan
Di balik langkah tegas itu, BPHP juga harus bertahan di tengah tekanan dari berbagai pihak. Sejak awal, keberadaannya tidak sepenuhnya diterima karena ada yang mendukung, tetapi ada pula yang merasa kepentingannya terganggu.
Popularitas Choi Gang Seok yang meningkat setelah keberhasilan BPHP ikut memperbesar tekanan tersebut. Hwang Gi Tae, Ketua Partai Mirae Daehan, bahkan berulang kali berusaha menjatuhkan Choi Gang Seok dan membubarkan BPHP demi kepentingan politiknya sendiri.
Meski menghadapi serangan, kritik, dan upaya pembubaran, Choi Gang Seok tetap mempertahankan lembaga itu. Baginya, BPHP bukan proyek politik, melainkan bentuk tanggung jawab untuk memperbaiki sistem pendidikan yang sudah rusak.
Dengan kombinasi keberpihakan pada korban, penindakan yang keras terhadap pelaku, dan daya tahan menghadapi tekanan, BPHP menjadi elemen yang paling mencolok dalam Teach You a Lesson. Lembaga ini membuat drama tersebut tidak hanya bergerak di wilayah konflik sekolah, tetapi juga di pertarungan soal hak, keadilan, dan masa depan pendidikan.
