Brio Menyumbang 64 Persen Penjualan, Honda Tetap Turun hingga Juni 2026

Honda menghadapi tekanan besar di pasar mobil Indonesia meski Honda Brio masih menyumbang 64 persen dari seluruh penjualan merek tersebut sepanjang tahun berjalan. Hingga Juni 2026, penjualan Honda tercatat hanya 20.673 unit, turun dari 32.681 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Angka tersebut menunjukkan bahwa kekuatan Brio belum cukup untuk menahan penurunan total penjualan. Ketergantungan yang tinggi pada satu model juga membuat perubahan permintaan di segmen mobil kota langsung berpengaruh pada kinerja Honda.

Brio Menjadi Penopang yang Sangat Dominan

Honda Brio, termasuk varian Satya dan RS, tetap menjadi kontributor utama penjualan Honda di Indonesia. Model ini selama ini kerap berada di posisi atas pasar mobil nasional maupun di segmennya.

Namun, kontribusi 64 persen juga memperlihatkan terbatasnya penopang dari lini produk lain. Ketika penjualan Brio tidak tumbuh signifikan, ruang untuk mendongkrak total penjualan Honda menjadi lebih sempit.

Persaingan di kelas LCGC turut memberi tekanan pada Brio. Honda disebut masih kesulitan meningkatkan pertumbuhan penjualan model tersebut, walaupun Brio tetap menjadi penyumbang volume terbesar.

Rekam Jejak Penjualan Terus Menurun

Penurunan bukan hanya terjadi pada paruh pertama 2026. Honda terakhir kali membukukan penjualan tahunan di atas 100 ribu unit pada 2023 dengan total 128.010 unit.

PeriodePenjualan HondaKeterangan
2023128.010 unitTerakhir melampaui 100 ribu unit
202494.742 unitMulai mengalami penurunan
2025Sekitar 56,5 ribu unitNyaris separuh capaian 2024
Hingga Juni 202532.681 unitPembanding tahunan
Hingga Juni 202620.673 unitMasih menurun

Pada 2024, penjualan Honda turun menjadi 94.742 unit. Setahun kemudian, volumenya kembali melemah menjadi sekitar 56,5 ribu unit atau hampir separuh dibandingkan capaian 2024.

Data yang dikutip ridertua.com memperlihatkan selisih yang cukup lebar pada perbandingan hingga Juni. Penjualan Honda berkurang sekitar 12 ribu unit dibandingkan posisi Juni 2025.

Pemulihan Pasar Belum Mengangkat Honda

Pasar mobil Indonesia disebut mulai pulih pada Juni dengan kenaikan lebih dari 10 persen. Akan tetapi, perbaikan pasar itu belum tercermin pada penjualan Honda yang masih melanjutkan tren penurunan.

Persaingan di pasar roda empat juga semakin padat, terutama pada segmen SUV dan mobil kompak. Konsumen kini memperoleh lebih banyak pilihan kendaraan dengan harga yang disebut lebih terjangkau dibandingkan sejumlah produk Honda.

Honda tidak hanya menghadapi persaingan dari Toyota, Mitsubishi, dan Suzuki. Produk baru dari berbagai pabrikan turut memperlebar pilihan di segmen yang sebelumnya menjadi kekuatan Honda.

HR-V Menghadapi Tekanan Elektrifikasi

Di segmen SUV, Honda HR-V masih memiliki peminat, tetapi harus berhadapan dengan rival baru yang lebih beragam. Sejumlah pesaing menawarkan pilihan BEV dan PHEV dengan banderol yang lebih rendah.

HR-V e:HEV telah dirakit secara lokal sejak pertama kali diluncurkan. Meski demikian, perakitan lokal belum otomatis membuat harganya mudah dijangkau seluruh calon pembeli.

Tekanan harga dan bertambahnya variasi kendaraan elektrifikasi berpotensi mengalihkan minat pembeli ke SUV atau hatchback lain. Kondisi itu membuat Honda perlu menjaga daya tarik model andalannya di pasar yang semakin sensitif terhadap nilai dan harga.

Super One Disiapkan sebagai Langkah Baru

Honda menyiapkan Super One dan 0 Alpha untuk pasar Indonesia. Super One berpeluang dirakit secara lokal bila potensinya dinilai memadai, sedangkan 0 Alpha kemungkinan didatangkan dari India.

Super One diproyeksikan menjadi pilihan BEV Honda untuk menghadapi model listrik murah seperti BYD Atto 1 dan pesaing sekelasnya. Kehadiran model baru menjadi penting karena pilihan produk Honda di Indonesia belum banyak bertambah dalam beberapa waktu terakhir.

Persiapan produksi atau penjualan Super One dapat menjadi salah satu penentu langkah Honda berikutnya. Tanpa tambahan model yang segera tersedia, penurunan penjualan berpotensi berlanjut hingga akhir 2026.

Berita Terkait