Bunga Kertas Rimbun tapi Tak Berwarna? Akar Terlalu Basah Bisa Jadi Penyebabnya

Bougainvillea yang tumbuh rimbun tidak selalu akan menghasilkan braktea berwarna lebat. Media tanam yang terus basah dapat mengganggu kesehatan akar dan membuat tanaman kurang produktif berbunga.

Masalah ini kerap muncul ketika penyiraman dilakukan terlalu sering atau pot tidak mampu membuang kelebihan air. Bunga kertas lebih membutuhkan media yang cepat mengering daripada kondisi tanah yang lembap sepanjang waktu.

Drainase Menjadi Dasar Perawatan

Akar bougainvillea rentan rusak jika air menggenang di sekitar media tanam. Tanah yang porous membantu akar tetap sehat sekaligus mendukung pembentukan braktea.

Penyiraman dapat dilakukan sampai media cukup basah, kemudian dibiarkan sedikit mengering sebelum diberi air kembali. Kebutuhan air sebaiknya mengikuti kondisi media, bukan jadwal penyiraman yang kaku.

Pada lahan yang mudah becek, area tanam dapat ditinggikan memakai bedengan. Pasir kasar dan batu apung juga dapat digunakan untuk membantu memperbaiki aliran air dalam tanah.

Media yang terlalu padat, termasuk kompos berlebihan, perlu dihindari karena dapat menahan kelembapan di sekitar akar. Untuk tanaman pot, campuran tanah bertekstur kasar dapat ditambah perlit, pasir kasar, atau batu apung.

Metode TanamWadah atau Lubang TanamPerhatian Utama
Di tanahLubang sedalam bola akar dan selebar 2–3 kali diameter akarBagian atas bola akar sejajar atau sedikit lebih tinggi dari tanah
Dalam potPot dengan lubang drainase besarHindari pot yang terlalu besar

Cahaya Langsung Menentukan Warna Braktea

Setelah drainase terpenuhi, paparan matahari langsung menjadi faktor penting berikutnya. Bougainvillea memerlukan sedikitnya enam jam sinar matahari setiap hari, sementara hasil lebih baik dapat diperoleh dengan paparan sekitar delapan jam atau lebih.

Tanaman ini sesuai ditempatkan di area hangat yang mendapat cahaya penuh. Lokasi dekat dinding, pagar, atau teras yang menerima pantulan panas matahari dapat mendukung pertumbuhannya.

Sirkulasi udara yang lancar juga perlu diperhatikan. Aliran udara membantu mengurangi risiko jamur pada daun, terutama ketika kelembapan di sekitar tanaman meningkat.

Menurut Gardenia Creating Gardens yang dihimpun Liputan6.com, bougainvillea merupakan tanaman berkayu berduri dari famili Nyctaginaceae yang menyukai paparan cahaya penuh. Bagian merah muda, ungu, merah, oranye, atau putih yang menonjol sebenarnya adalah braktea, sedangkan bunga aslinya kecil dan berwarna pucat.

Pot Kecil dan Pupuk Terukur

Pot berukuran besar tidak selalu menguntungkan bagi bunga kertas. Kondisi akar yang sedikit padat justru dapat membantu merangsang tanaman untuk berbunga.

Pupuk juga cukup diberikan secukupnya saat tanaman aktif tumbuh. Pupuk dengan nitrogen rendah dan fosfor lebih tinggi lebih sesuai untuk mendukung pembungaan.

Nitrogen berlebih dapat mendorong pertumbuhan daun secara dominan. Akibatnya, braktea yang menjadi daya tarik utama tanaman dapat muncul lebih sedikit.

Bougainvillea dapat dibentuk sebagai semak, pagar hidup, tanaman rambat, atau pohon kecil melalui pemangkasan rutin. Batang tanaman rambat perlu diarahkan dan diikat ke teralis, kawat, pergola, atau pagar karena tidak dapat menempel sendiri pada penyangga.

Varietas tertentu dapat tumbuh hingga 4–12 meter di lahan terbuka. Untuk halaman terbatas, varietas kerdil dapat menjadi pilihan karena lebih mudah diatur dan tetap sesuai ditanam dalam pot.

Source: www.liputan6.com
Berita Terkait