Buyback Emas Antam Turun Lebih Dalam, Harga Jual Sentuh Titik Terendah Sepekan

Harga buyback emas Antam kembali melemah dan turun ke Rp2.549.000 per gram, sehingga menjadi level terendah dalam sepekan terakhir. Di saat yang sama, harga jual emas batangan Antam juga terkoreksi menjadi Rp2.769.000 per gram pada perdagangan Kamis (30/4/2026).

Kondisi ini menandai bahwa tekanan pada logam mulia tidak hanya datang dari sisi harga jual, tetapi juga dari nilai yang diterima saat emas dijual kembali ke Antam. Data resmi dari situs Logam Mulia menunjukkan pelemahan terjadi merata pada berbagai ukuran emas yang diperdagangkan.

Harga jual ikut bergerak turun

Pada perdagangan terbaru, harga emas Antam dipangkas Rp15.000 per gram. Koreksi tersebut membuat harga emas batangan ini berada di posisi terendah selama tujuh hari terakhir.

Dalam rentang sepekan, harga emas Antam bergerak di kisaran Rp2.805.000 sampai Rp2.769.000 per gram. Pergerakan itu menunjukkan tren pelemahan yang berlangsung bertahap, meski selisih penurunannya tidak terlalu lebar.

Jika ditarik ke periode satu bulan, posisi harga emas Antam juga masih berada dalam fase koreksi. Harga tertingginya sempat menyentuh Rp2.807.000 per gram sebelum kembali turun ke level saat ini.

Dampak terlihat pada berbagai ukuran emas

Pelemahan harga tidak hanya tercermin pada pecahan 1 gram. Penyesuaian juga tampak pada ukuran kecil hingga besar yang menjadi acuan transaksi emas fisik di dalam negeri.

Untuk ukuran 0,5 gram, emas Antam dipatok Rp1.434.500. Sementara itu, emas ukuran 10 gram dibanderol Rp27.185.000, dan ukuran 1.000 gram atau 1 kilogram berada di level Rp2.709.600.000.

Berikut rincian harga emas Antam per 30 April 2026:

  1. 0,5 gram: Rp1.434.500
  2. 1 gram: Rp2.769.000
  3. 10 gram: Rp27.185.000
  4. 1.000 gram: Rp2.709.600.000

Rincian ini menjadi acuan penting bagi pembeli ritel maupun investor yang memantau emas sebagai instrumen penyimpan nilai. Perubahan di beberapa pecahan sekaligus juga memberi gambaran bahwa pasar sedang membaca kondisi yang sama pada seluruh ukuran emas.

Buyback turun lebih dalam

Selain harga jual, nilai buyback emas Antam juga tidak luput dari tekanan. Harga buyback turun Rp24.000 per gram menjadi Rp2.549.000, atau lebih dalam dibanding penurunan harga jual.

Bagi pemilik emas, angka buyback menjadi komponen yang sangat diperhatikan karena menentukan dana yang diterima saat menjual kembali ke Antam. Saat angka ini melemah, nilai yang diperoleh dari transaksi pelepasan emas ikut menyesuaikan.

Selisih antara harga jual dan buyback juga menjadi salah satu indikator yang sering dipantau investor. Dalam kondisi seperti ini, potensi hasil transaksi kembali bergantung pada arah pergerakan harga di pasar emas domestik.

Pajak tetap masuk perhitungan

Transaksi buyback emas Antam tetap mengikuti ketentuan perpajakan yang berlaku. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan atau PMK Nomor 81 Tahun 2024, penjualan kembali emas dengan nilai di atas Rp10.000.000 dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen.

Aturan tersebut membuat nilai bersih yang diterima pemilik emas bisa berbeda dari angka buyback yang tercantum. Karena itu, transaksi dengan nominal besar perlu dihitung dengan cermat agar selisih setelah pajak tetap dipahami sejak awal.

Tekanan harga yang terlihat pada jual dan buyback menunjukkan pasar emas domestik masih berada dalam fase melemah. Dengan harga jual di Rp2.769.000 per gram dan buyback di Rp2.549.000 per gram, pelaku pasar masih perlu mencermati arah pergerakan berikutnya sebelum mengambil keputusan beli atau jual.

Berita Terkait