Konsumen Indonesia kini mendapat kesempatan melihat lebih dekat arah baru BYD M6 melalui kehadiran M6 DM. Model ini menarik perhatian karena menjadi mobil hybrid pertama BYD di Tanah Air dan membawa teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle atau PHEV ke keluarga M6 yang sebelumnya dikenal sebagai MPV listrik murni.
Pengenalan ini menjadi langkah penting bagi BYD karena tidak hanya menambah pilihan penggerak, tetapi juga memperluas pendekatan elektrifikasi di segmen keluarga. Dengan begitu, M6 DM tampil sebagai penanda bahwa lini M6 mulai bergerak ke arah yang lebih beragam di pasar Indonesia.
Konsumen bisa mencoba langsung
Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia Eagle Zhao mengatakan pelanggan dapat datang ke diler BYD terdekat untuk merasakan langsung teknologi DM. Ia juga menyebut jaringan diler resmi bisa menjadi tempat bagi konsumen yang ingin mengenal teknologi tersebut lebih jauh.
Pendekatan itu membuat calon pembeli bisa mempelajari M6 DM sejak awal sebelum model ini diluncurkan secara resmi. BYD juga memberi ruang untuk test drive, sehingga konsumen dapat merasakan langsung karakter teknologi PHEV yang dibawa mobil ini.
Tampilan luar dibuat tetap akrab
Di sisi desain, BYD tidak mengubah M6 DM secara ekstrem dari varian listrik murninya. Bentuk bodi utama tetap dipertahankan sehingga siluet mobil masih terasa familiar bagi yang sudah mengenal M6 EV.
Perubahan paling mudah terlihat ada di bagian depan. Gril kini dibuat lebih menyerupai mobil bermesin bensin dengan motif garis horizontal dan aksen kromatik yang memberi kesan lebih elegan.
Perbedaan di sisi samping dan buritan
Dari samping, M6 DM memakai pelek alloy berbeda dari versi listrik murni. Desainnya mendapat aksen hitam yang membuat tampilannya terlihat lebih tegas.
Tambahan bodykit seperti fender hitam juga ikut memperkuat kesan seperti crossover. Identitas barunya ditegaskan lewat emblem Cross di sisi kanan pintu bagasi dan lambang PHEV di sisi kiri.
Pada bagian bawah kaca dekat pilar D, tulisan Space yang sebelumnya ada di bingkai jendela dihilangkan. Detail kecil ini ikut membedakan M6 DM dari M6 listrik murni tanpa mengubah karakter dasarnya secara total.
Spesifikasi resmi belum dibuka
BYD belum mengumumkan spesifikasi resmi M6 DM untuk pasar Indonesia. Namun model ini diketahui memakai baterai dan motor elektrik, serta mesin bensin 1.500 cc yang diracik khusus untuk lini PHEV BYD.
Pemesanan resmi juga belum dibuka. Meski begitu, BYD menyatakan tetap menerima konsumen yang tertarik melakukan pemesanan M6 DM.
Peluncuran resmi ke konsumen disebut akan segera dilakukan dalam waktu dekat. Pengiriman unit ditargetkan mulai berjalan per Juni 2026, sehingga perkenalan ini menjadi tahap awal sebelum M6 DM masuk ke pasar secara lebih luas.
Source: otomotif.katadata.co.id