BYD Kerek Chip 4nm Sendiri Ke Jalur Produksi, Kendali Mobil Pintar Makin Rapat

Author: Redaksi Android62

BYD semakin menegaskan ambisinya di kendaraan pintar lewat Xuanji A3, chip smart driving berbasis 4nm yang disebut sebagai yang pertama di China. Langkah ini tidak hanya menambah tenaga komputasi, tetapi juga memperlihatkan upaya BYD untuk menguasai rantai teknologi dari desain sampai pemakaian di mobil.

Chip tersebut sudah mendukung fungsi berkendara otonom L3 dan L4. BYD juga menyebut Xuanji A3 sudah masuk produksi massal, sehingga posisinya bukan lagi sebatas proyek pengembangan.

Dengan chip ini, BYD mengklaim bisa mengendalikan assisted driving secara lebih rapat. Perusahaan menghubungkan desain chip, algoritma internal, dan sistem kendaraan agar integrasi perangkat keras dan perangkat lunak berjalan lebih kuat.

BYD turut menyebut tiga chip Xuanji A3 mampu menghasilkan total daya komputasi lebih dari 2.100 TOPS. Efisiensi pemanfaatan daya komputasinya juga diklaim naik 100 persen berkat optimasi mendalam dengan algoritma milik sendiri.

Dorongan BYD ke semikonduktor sebenarnya bukan langkah baru. Wang Chuanfu mengatakan perusahaan sudah membentuk departemen desain sirkuit terpadu sejak 2002, yang kemudian menjadi dasar bisnis semikonduktor BYD.

Hingga kini, BYD telah meluncurkan lebih dari 2.000 produk chip untuk kendaraan pintar dan elektronik konsumen. Perusahaan juga mengoperasikan lima pabrik wafer dan menyebut diri sebagai satu-satunya produsen mobil di dunia dengan kemampuan manufaktur chip proses penuh.

Kemampuan tersebut mencakup tujuh tahap inti, mulai dari definisi produk dan desain arsitektur hingga manufaktur wafer dan pengujian. BYD juga mengatakan telah menggelontorkan lebih dari 100 miliar yuan untuk riset dan pengembangan di bidang semikonduktor.

Kehadiran Xuanji A3 juga memperlihatkan bahwa persaingan chip di kalangan pabrikan mobil listrik China makin bergerak ke level yang lebih strategis. Di era AI, chip buatan sendiri dipandang sebagai jalan penting untuk membangun keunggulan teknologi dan memperkuat posisi di pasar kendaraan pintar.

BYD tidak sendirian di jalur ini. Nio lebih dulu dikenal lewat chip Shenji NX9031 5nm yang sudah dipakai luas pada model merek utama dan sub-merek Onvo.

Xpeng juga sedang beralih ke chip AI Turing buatan sendiri untuk sistem smart cockpit dan autonomous driving di seluruh modelnya. Sementara itu, Li Auto ikut masuk jalur yang sama lewat chip Mach M100 buatan sendiri, yang baru diperkenalkan dan menjalani debut pada SUV flagship baru, Li L9 Livis.

Di tengah kompetisi itu, Xuanji A3 menunjukkan bahwa BYD tidak sekadar mengejar tenaga komputasi yang lebih besar. Perusahaan juga sedang memperkuat kendali industri dari desain chip hingga penggunaannya di mobil pintar.

Source: cnevpost.com
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru