Sebelum iPhone direset, hal yang paling aman dilakukan adalah memastikan semua data sudah tersalin dan semua pengaturan akun sudah dibereskan. Jika langkah ini dilewatkan, reset pabrik dapat menghapus isi perangkat sepenuhnya tanpa peluang pemulihan, termasuk foto, kontak, dokumen, pengaturan, dan data pribadi lain.
Cadangan data menjadi perlindungan paling penting karena proses hapus total tidak menyisakan ruang untuk perbaikan jika tidak ada backup. Foto, kontak, dokumen, dan file penting sebaiknya disimpan melalui iCloud atau komputer terlebih dahulu agar tetap bisa dipulihkan setelah perangkat dikosongkan.
Untuk memastikan cadangan iCloud sudah siap, pengguna dapat membuka Settings, memilih nama akun, masuk ke iCloud, lalu membuka iCloud Backup. Dari sana, status backup bisa dicek dan dipastikan sudah terbaru sebelum proses reset dijalankan. Langkah ini sangat penting bagi pengguna yang menyimpan banyak data kerja di iPhone.
Setelah urusan data aman, perhatian berikutnya ada pada Find My iPhone dan Apple ID. Sebelum perangkat dihapus, Find My iPhone perlu dimatikan lewat Settings, lalu nama akun, masuk ke Find My, dan nonaktifkan Find My iPhone.
Proses ini meminta Apple ID dan kata sandi sebagai bentuk perlindungan agar hanya pemilik sah yang bisa menghapus dan melepaskan perangkat. Saat iPhone akan dijual atau diberikan ke orang lain, pelepasan dari Apple ID menjadi langkah yang tidak boleh terlewat karena berkaitan langsung dengan privasi pemilik lama dan kelancaran pengguna baru.
Perhatikan eSIM sebelum reset
Pengguna iPhone yang memakai eSIM juga perlu menentukan apakah eSIM akan dihapus atau dipertahankan. Pilihan ini bergantung pada apakah perangkat masih akan dipakai sendiri atau sudah disiapkan untuk berpindah tangan.
Jika iPhone akan diserahkan ke pemilik baru, menghapus eSIM lebih disarankan agar informasi pribadi tetap terlindungi. Namun, penghapusan eSIM juga dapat membuat pengguna perlu melakukan aktivasi ulang melalui operator, sehingga layanan seluler bisa tidak langsung aktif kembali jika belum direaktivasi.
Reset bisa dilakukan langsung dari perangkat
Cara paling praktis adalah menghapus iPhone langsung dari menu pengaturan. Pengguna cukup membuka Settings, masuk ke General, lalu pilih Transfer or Reset iPhone dan tekan Erase All Content and Settings.
Setelah itu, sistem akan meminta konfirmasi tambahan. Pengguna bisa diminta memasukkan passcode perangkat, passcode Screen Time jika aktif, dan kata sandi Apple ID, lalu iPhone akan menghapus seluruh data dan pengaturan setelah semua langkah disetujui.
Jika iPhone memakai eSIM, sistem juga akan menampilkan pilihan terkait penghapusannya. Opsi itu sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan akhir perangkat, apakah masih akan dipakai sendiri atau sudah siap diteruskan ke orang lain.
Begitu proses selesai, layar “Hello” akan muncul sebagai tanda bahwa perangkat sudah kembali ke setelan pabrik. Kondisi ini menunjukkan iPhone siap dipakai lagi atau diserahkan ke pengguna berikutnya.
Alternatif lain lewat komputer
Bagi yang lebih nyaman memakai layar besar, reset juga bisa dilakukan melalui komputer. Pengguna macOS Catalina atau versi lebih baru dapat menggunakan Finder, sedangkan pengguna macOS Mojave atau versi lebih lama serta pengguna Windows PC dapat memakai iTunes.
Di PC, aplikasi Apple Devices juga bisa digunakan jika sudah terpasang. Apa pun pilihannya, iPhone harus disambungkan ke komputer dengan kabel yang kompatibel, lalu saat pertama kali terhubung pengguna perlu menyetujui hubungan tepercaya antara perangkat dan komputer.
Setelah itu, buka Finder, iTunes, atau Apple Devices, lalu pilih iPhone dari daftar perangkat yang tersambung. Berikutnya, pilih opsi “Restore iPhone”, dan jika cadangan belum dibuat sistem akan memberi kesempatan untuk melakukan backup sebelum pemulihan dimulai.
Pengguna kemudian perlu mengikuti petunjuk di layar untuk mengonfirmasi keputusan dan menyetujui syarat dari Apple. Setelah itu, perangkat lunak akan mengunduh dan memasang versi iOS terbaru sambil menghapus seluruh data dan pengaturan di iPhone.
Saat proses selesai, layar “Hello” akan muncul seperti perangkat baru. Itulah tanda bahwa restore telah tuntas dan iPhone sudah siap digunakan kembali tanpa sisa data lama.
