ChatGPT Kini Bisa Membaca Saldo Dan Transaksi Anda, Tapi Tak Bisa Mengutak-Atik Akun

Author: Redaksi Android62

OpenAI menegaskan ChatGPT hanya bisa membaca data keuangan tertentu ketika pengguna menghubungkan akun bank. Yang dapat dilihat mencakup saldo, transaksi, investasi, dan liabilitas, tetapi sistem tidak bisa melihat nomor rekening secara penuh.

Batas itu penting karena fitur ini menyentuh data yang sangat sensitif. OpenAI juga memastikan ChatGPT tidak dapat membuat perubahan apa pun pada akun pengguna, termasuk melakukan pembelian, memindahkan dana, atau menjalankan tindakan finansial lain atas nama pengguna.

Langkah ini muncul karena banyak orang sudah memakai ChatGPT untuk urusan uang. OpenAI menyebut sekitar 200 juta orang mengunjungi ChatGPT setiap bulan untuk mencari bantuan menabung, meningkatkan penghasilan, dan mengelola investasi.

Selama ini, saran dari AI sering terasa terlalu umum saat sistem tidak memahami kondisi keuangan pengguna. Dengan koneksi langsung ke akun yang relevan, ChatGPT bisa melihat kebiasaan belanja dan memberi jawaban yang lebih dekat dengan situasi nyata.

Perbedaan itu terasa saat pengguna meminta rencana menabung lebih banyak dalam beberapa bulan ke depan. Jika data keuangan sudah terhubung, ChatGPT dapat merangkum pengeluaran yang benar-benar terjadi lalu menyesuaikan saran berdasarkan pola tersebut.

Tanpa akses ke data akun, ChatGPT tetap bisa membantu, tetapi arah jawabannya lebih umum. Saat data transaksi tersedia, sistem tidak lagi hanya memberi panduan anggaran secara luas, melainkan masukan yang terkait langsung dengan pos belanja yang muncul di rekening.

OpenAI mencoba mengurangi langkah manual yang selama ini sering dilakukan pengguna. Sebelum ada koneksi akun, banyak orang mengunggah dokumen seperti catatan keuangan atau laporan pengeluaran agar chatbot bisa memahami kondisi mereka.

Dengan pengalaman finansial baru ini, proses itu bisa menjadi lebih singkat. Pengguna tidak perlu lagi menyalin data atau mengunggah pernyataan rekening satu per satu hanya untuk mendapatkan saran yang lebih relevan.

Meski begitu, perusahaan tetap menempatkan kontrol privasi sebagai bagian penting dari fitur tersebut. OpenAI menegaskan bahwa pengalaman ini dibangun dengan pengamanan agar pengguna tetap memegang kendali atas informasi mereka.

Fitur ini masih berstatus pratinjau, jadi belum sepenuhnya menjadi versi final. Status tersebut juga menunjukkan bahwa pengalaman finansial ini masih berada di tahap awal pengujian dan penyempurnaan.

Wajar jika fitur ini memunculkan rasa penasaran sekaligus waswas. Memberi chatbot akses ke data keuangan terasa jauh lebih sensitif dibanding memakainya untuk menulis, merangkum dokumen, atau tugas umum lain.

Di sisi lain, daya tariknya juga jelas karena masukan yang dihasilkan bisa lebih personal. Semakin banyak data yang dibaca, semakin besar peluang ChatGPT memberi saran yang berbasis transaksi nyata, bukan sekadar asumsi umum.

Source: www.xda-developers.com
Berita Terbaru