Chery E5 Siap Punya Facelift dan Dua Varian Baru, Langkah Besar di Pasar SUV Listrik Indonesia

Chery E5 tengah disiapkan untuk mendapat penyegaran yang cukup besar di pasar Indonesia. Yang membuatnya semakin menarik, model ini juga dikabarkan akan hadir dengan dua varian baru yang berpotensi memperkuat posisinya di segmen SUV listrik.

Jika pembaruan itu benar-benar dibawa ke Indonesia, Chery E5 tidak lagi hanya mengandalkan statusnya sebagai model listrik yang sudah ada lebih dulu. Kehadiran versi facelift dan tambahan varian akan memberi Chery ruang lebih besar untuk bersaing di pasar yang kini semakin padat.

Dua varian baru ikut dibidik

Salah satu sorotan utama ada pada peluang hadirnya varian Max+ seperti yang sudah lebih dulu meluncur di Thailand. Varian ini membawa paket yang lebih lengkap, termasuk 19 fitur ADAS, kamera 540 derajat, baterai LFP dengan standar keamanan tinggi, jarak tempuh 422 km, serta motor listrik bertenaga 211 dk.

Dengan bekal itu, Max+ diposisikan sebagai varian paling lengkap di lini tersebut. Kehadirannya di Indonesia tentu akan membuat opsi Chery E5 lebih beragam dan memberi kesempatan lebih besar untuk menarik konsumen SUV listrik.

Wajah depan dibuat lebih sederhana

Penyegaran pada E5 tidak hanya menyentuh isi teknis, tetapi juga tampilan luarnya. Versi facelift yang sudah meluncur di negara lain menampilkan desain depan yang lebih sederhana, dengan lampu yang dibuat lebih simpel dan lis krom di area depan yang dihilangkan.

Perubahan ini membuat tampilan E5 baru terasa lebih bersih dan minimalis. Meski begitu, karakter modernnya tetap dijaga lewat bahasa desain yang lebih stylish.

Kabin ikut dibuat lebih modern

Bagian interior juga mendapat sentuhan pembaruan. Nuansa kabin dibuat lebih minimalis, sekaligus lebih modern agar selaras dengan pendekatan desain eksterior yang baru.

Salah satu detail yang menonjol adalah headunit berukuran 15,6 inci. Layar ini membantu pengaturan fitur terasa lebih leluasa dan menjadi bagian dari penyegaran yang membuat E5 tampil lebih segar.

Peluncuran masih dinanti pasar Indonesia

Chery disebut akan membawa model facelift ini ke Indonesia tahun ini, dengan target waktu pada kuartal ketiga atau keempat. GIIAS 2026 juga dinilai sebagai momen yang pas untuk memperkenalkan versi baru tersebut ke publik.

Langkah itu terasa masuk akal karena E5 selama ini bergerak lebih lambat dibanding lini Chery lain. Saat J6 sudah mendapat varian baru sejak akhir tahun lalu, E5 justru minim pembaruan dan bahkan sudah berganti nama dari Omoda E5 menjadi E5 saja.

Strategi Chery makin melebar

Penyegaran E5 juga muncul di tengah perluasan portofolio Chery di Indonesia. Setelah Jetour dan Jaecoo, merek Lepas dan iCar juga sudah menyusul, meski keduanya baru menjual satu model.

Di saat yang sama, sorotan lain juga mengarah ke dua merek premium yang disebut akan masuk, yakni Luxeed dan Exeed. Keduanya diposisikan lebih tinggi dan masuk ke kelas mobil mewah dari kelompok Chery.

Luxeed dan Exeed ikut jadi perhatian

Salah satu model yang sering disebut adalah Exeed E08, sebuah MPV listrik yang tampil elegan dan futuristik. Jika benar dijual lewat Exeed di Indonesia, model ini akan berhadapan dengan Denza D9, XPeng X9, dan Maxus Mifa 9.

Persaingan di kelas itu sudah sangat ketat karena D9 masih memimpin pasar dan bahkan mampu mengungguli Toyota Alphard. Selain E08, model lain yang dinilai cocok adalah Exeed EX7 yang tampil sporty, gagah, dan mengusung desain minimalis khas mobil listrik modern.

Jadwal peluncuran Luxeed dan Exeed belum diumumkan. Namun ada peluang keduanya hadir di GIIAS 2026, yang akan membuat Chery punya amunisi lebih beragam untuk segmen ramah lingkungan dan kelas premium di Indonesia.

Source: ridertua.com

Berita Terkait