Xiaomi TV Stick HD (2nd Gen) mulai muncul di Eropa dengan banderol yang justru membuat banyak orang menoleh ke varian 4K. Di Polandia, perangkat ini dijual seharga PLN 209 atau sekitar $57, sementara TV Stick 4K (2nd Gen) ada di PLN 239 atau sekitar $65.
Selisih harga yang tipis itu memberi sinyal bahwa Xiaomi tidak sedang membawa dongle streaming kelas hemat biasa. Posisi harganya lebih terlihat sebagai pilihan bagi pengguna yang ingin Google TV tanpa perlu masuk ke perangkat 4K.
Posisi harga yang sengaja dibuat berdekatan
Dengan jarak hanya beberapa puluh zloty dari model 4K, TV Stick HD (2nd Gen) tampak ditempatkan sebagai opsi di bawah varian yang lebih tinggi, bukan produk yang berdiri jauh sendiri. Jika pola seperti ini diterapkan di kawasan euro, harganya diperkirakan berada di kisaran €50 hingga €60.
Rentang tersebut menempatkan perangkat ini di titik tengah antara perangkat streaming murah dan model dengan spesifikasi yang lebih tinggi. Strategi itu membuat pilihan untuk pengguna jadi lebih jelas, terutama bagi mereka yang memang masih cukup dengan resolusi Full HD.
Spesifikasi diarahkan untuk streaming harian
TV Stick HD (2nd Gen) berjalan dengan Google TV dan memakai 1 GB RAM DDR4. Xiaomi juga menggunakan chipset yang tidak disebutkan namanya, namun perangkat ini sudah dibekali GPU Mali-G31 MP2 dan CPU quad-core Cortex-A55.
Kombinasi tersebut menunjukkan bahwa perangkat ini memang ditujukan untuk kebutuhan streaming dasar dan pemakaian harian. Xiaomi tidak tampak mengejar performa tinggi, melainkan memberi akses mudah ke layanan pintar di TV biasa.
Konektivitas lengkap untuk kelasnya
Dari sisi koneksi, TV Stick HD (2nd Gen) mendukung Bluetooth 5 dan Wi-Fi 5 GHz. Untuk suplai daya, Xiaomi masih mempertahankan port Micro USB.
Perangkat ini juga mendukung output hingga 1080p pada 60 Hz. Itu berarti perangkat ini memang tidak disiapkan untuk 4K, melainkan untuk pengguna yang masih nyaman dengan tampilan Full HD.
Fitur hiburan tetap tidak ditinggalkan
Meski membawa label HD, Xiaomi tetap menyertakan dukungan Dolby Audio, DTS:X, dan HDR10+. Kehadiran fitur-fitur itu membuat perangkat ini tetap terasa modern saat dipasang ke televisi biasa.
Langkah tersebut juga memperlihatkan cara Xiaomi menjaga pembeda antara dua model generasi baru yang ada di jalur yang sama. Harga dibuat berdekatan, tetapi fitur dan target pemakaian tetap dibedakan dengan cukup jelas.
Awal ekspansi yang memberi petunjuk arah peluncuran
Kemunculan TV Stick HD (2nd Gen) di Polandia juga memberi gambaran bahwa peluncuran globalnya tinggal menunggu waktu. Untuk saat ini, pasar awal di Eropa itu menjadi contoh pertama bagaimana Xiaomi memosisikan perangkat ini di hadapan konsumen.
Di tengah pasar perangkat streaming yang makin ramai, Xiaomi tetap mempertahankan lini TV Stick dengan pendekatan yang cukup terukur. Bagi pengguna yang ingin menambah fungsi pintar ke TV tanpa harus membayar lebih untuk dukungan 4K, TV Stick HD (2nd Gen) terlihat sebagai opsi yang paling mudah dipahami.
Source: www.notebookcheck.net






