Jarak Tempuh 800 Km, Chery J6T REEV di Thailand Mengarah ke Indonesia

Author: Redaksi Android62

Chery J6T REEV langsung mencuri perhatian karena menawarkan jarak tempuh gabungan hingga 800 km. Kehadiran model ini di Thailand membuat peluang varian range extender untuk pasar Indonesia semakin terbuka, terutama karena nama J6T sudah lebih dulu dikenal di dalam negeri.

Model tersebut sejatinya merupakan iCar 03T yang dipasarkan dengan identitas berbeda di beberapa negara. Untuk Indonesia, basis kendaraan ini sudah akrab sebagai Chery J6T, sehingga kemunculan versi REEV di negara tetangga menjadi sinyal penting bagi arah pengembangan produk berikutnya.

ReeV dan kemampuan penggerak

Sistem REEV pada mobil ini memakai mesin bensin 1.500 cc turbo sebagai generator. Mesin itu menghasilkan 154 tk dan torsi 220 Nm, tetapi tidak menyalurkan tenaga langsung ke roda.

Tenaga utama tetap berasal dari motor listrik yang mendapat suplai dari baterai Lithium Iron Phosphate berkapasitas 33,6 kWh dari CATL. Skema ini membuat mobil tetap terasa seperti kendaraan listrik, namun dengan fleksibilitas jarak tempuh yang lebih panjang.

Varian 2WD menggunakan satu motor listrik di roda belakang dengan output 248 tk. Dalam pengujian NEDC, jarak tempuh listrik murninya mencapai 190 km, sedangkan jarak tempuh gabungan mesin dan baterai disebut 800 km.

Untuk akselerasi 0-100 km per jam, versi 2WD membutuhkan 7,9 detik. Kecepatan maksimumnya dibatasi secara elektronik pada 160 km per jam.

Pada varian AWD, tersedia motor listrik tambahan di roda depan dengan tenaga 174 tk. Kombinasi keduanya membuat tenaga gabungan mencapai 422 tk dan torsi 505 Nm.

Versi AWD mencatat jarak tempuh listrik murni 160 km dan jarak tempuh gabungan 750 km. Akselerasi 0-100 km per jam dapat ditempuh dalam 5,5 detik, dengan kecepatan maksimum yang juga dibatasi di 160 km per jam.

Ukuran bodi dan kemampuan harian

Dibanding iCar 03 standar, versi 03T tampil lebih besar. Panjangnya 4.503 mm, lebar 1.950 mm, tinggi 1.785 mm, dan wheelbase 2.783 mm.

Selisih ukuran itu membuat model ini 97 mm lebih panjang, 40 mm lebih lebar, 70 mm lebih tinggi, serta memiliki jarak sumbu roda 68 mm lebih panjang. Proporsinya mempertegas karakter SUV yang lebih kekar dan tangguh.

Ground clearance berada di kisaran 215 mm hingga 220 mm. Mobil ini juga diklaim mampu melintasi genangan air hingga kedalaman 600 mm.

Kapasitas bagasi mencapai 450 liter, cukup untuk kebutuhan harian maupun perjalanan jauh. Fitur vehicle-to-load 3,3 kW juga tersedia untuk memasok daya ke perangkat eksternal.

Fitur kabin, pengisian daya, dan keselamatan

Dari sisi pengisian, DC fast charging 100 kW dapat mengisi baterai dari 30 persen ke 80 persen dalam 20 menit. Untuk pengisian AC, daya standarnya berada di 6,6 kW.

Mobil ini juga membawa suspensi MacPherson Strut di depan dan Multi-link di belakang untuk varian 2WD. Peleknya berukuran 19 inci dengan ban 245/55.

Fitur standar mencakup lampu depan Adaptive Matrix, lampu kabut, roof rail, dan kaca depan akustik. Di kabin, tersedia AC dual-zone, jok depan elektrik dengan ventilasi, panel instrumen 9,2 inci, dan head unit layar sentuh 15,6 inci.

Perlengkapan lain meliputi wireless charging 50W, delapan speaker, enam airbags, kamera 360 derajat dengan visual transparan, serta paket ADAS. Kombinasi ini menempatkan model ini cukup kompetitif di kelas SUV elektrifikasi.

Varian AWD membawa perlengkapan yang lebih tinggi. Peleknya naik menjadi 21 inci dengan ban 265/45, lalu mode berkendara bertambah menjadi sembilan lengkap dengan fitur Tank Turn.

Kenyamanan pada versi AWD juga diperkuat pintu bagasi elektrik, side step, panoramic sunroof dengan tirai, jok depan dengan fungsi pijat, memori kursi pengemudi, penyangga paha elektrik untuk penumpang depan, audio 12 speaker Infinity, dan ambient lighting 64 warna.

Dengan kehadiran Chery J6T REEV di Thailand, arah pengembangan model ini menuju kawasan Asia Tenggara terlihat makin jelas. Jika masuk ke Indonesia, opsi range extender seperti ini bisa menjadi alternatif bagi konsumen yang menginginkan sensasi mobil listrik tanpa mengorbankan jarak tempuh.

Source: otomotif.kompas.com
Berita Terbaru