Bukan dari Komponen, Chery Ungkap Penyebab Tiggo Cross CSH Terbakar di Bandung

Author: Redaksi Android62

PT Chery Sales Indonesia menyatakan kebakaran pada satu unit Chery Tiggo Cross CSH di Bandung bukan disebabkan kegagalan komponen, suku cadang, atau sistem kendaraan. Hasil investigasi perusahaan menyebut sumber api justru berasal dari kain perca yang tertinggal di ruang mesin.

Dalam penjelasan resminya, kain perca itu ditemukan berada di sekitar area lower arm dan dekat exhaust manifold. Bagian tersebut memiliki suhu sangat tinggi saat kendaraan beroperasi, sehingga memicu percikan api yang kemudian membakar ruang mesin.

Hasil pemeriksaan Chery

CSI menegaskan Tiggo Cross CSH tetap aman digunakan selama mengikuti panduan penggunaan yang benar. Perusahaan juga menyebut tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi pada Sabtu (4/7/2026) itu.

Sejak laporan diterima, Chery langsung menghubungi konsumen, mengamankan kendaraan ke diler resmi, dan melakukan investigasi lebih lanjut. Dari pemeriksaan menyeluruh itu, tidak ditemukan indikasi kegagalan pada bagian utama kendaraan.

Fakta Utama Isi
Model Chery Tiggo Cross CSH
Lokasi kejadian Jalan Cihanjuang, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat
Waktu kejadian Sabtu (4/7/2026), sekitar pukul 13.30 WIB
Penyebab Kain perca yang tertinggal di area lower arm dekat exhaust manifold
Hasil pemeriksaan Tidak ada indikasi kegagalan komponen, suku cadang, atau sistem kendaraan

Insiden itu dialami sebuah Tiggo Cross CSH berwarna Black Platinum yang baru berusia sekitar tujuh bulan. Mobil yang dikemudikan L (52) sempat mengeluarkan asap dari bagian depan saat melintas sebelum akhirnya menepi.

Warga yang melihat kejadian tersebut kemudian memberi tahu pengemudi. Pemilik kendaraan lalu menghubungi petugas pemadam kebakaran setelah asap dan api muncul dari bagian mesin.

Penanganan di lokasi

Petugas Damkar Regu 03 Parongpong tiba di lokasi sekitar pukul 13.50 WIB. Api yang membakar ruang mesin berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.10 WIB.

Penanganan berjalan tanpa korban luka maupun korban jiwa. Kondisi itu kemudian menjadi bagian penting dari hasil klarifikasi yang disampaikan perusahaan kepada publik dan konsumen.

Langkah lanjutan dari perusahaan

Setelah kasus ini, Chery menyatakan akan memperkuat edukasi kepada seluruh pihak mengenai pentingnya perawatan kendaraan yang benar. Perusahaan juga akan mengevaluasi proses kerja di jaringan bengkel resmi agar standar pemeriksaan dan perawatan lebih ketat.

Selain itu, pelatihan ulang bagi seluruh personel layanan purnajual akan digelar. Langkah ini ditujukan agar proses pemeriksaan, perawatan, dan penanganan kendaraan tetap konsisten serta dapat dipertanggungjawabkan.

Selama investigasi berlangsung, Chery juga menyediakan kendaraan pengganti bagi konsumen. Pemilik kendaraan menyampaikan apresiasi atas komunikasi dan pendampingan yang disebut berjalan baik, serta merasa lebih tenang karena hasil pemeriksaan dinilai menyeluruh dan transparan.

Bagi Chery, kasus ini menjadi perhatian serius sekaligus bahan evaluasi untuk menjaga keselamatan dan meningkatkan kualitas layanan di seluruh jaringan resminya.

Source: otomotif.kompas.com
Berita Terbaru