PT Chery Sales Indonesia menegaskan kebakaran yang menimpa Chery Tiggo Cross CSH di Bandung bukan disebabkan kegagalan komponen mobil. Hasil pemeriksaan menunjukkan sumber api berasal dari faktor eksternal yang berada di area mesin.
Temuan itu meredakan spekulasi yang sempat muncul setelah video kobaran api di bagian depan kendaraan beredar luas di TikTok. Insiden tersebut terjadi di kawasan Jalan Cihanjuang, Bandung, Jawa Barat.
Hasil pemeriksaan teknis menunjukkan tidak ada malafungsi
Dalam pemeriksaan menyeluruh, tim teknis CSI tidak menemukan indikasi cacat suku cadang, kegagalan komponen, maupun malafungsi pada sistem kelistrikan dan mekanis kendaraan. Dengan hasil itu, Tiggo Cross CSH dinyatakan aman digunakan sesuai buku panduan resmi pabrikan.
CSI menjelaskan bahwa titik awal persoalan berada di area mesin, tepatnya setelah ditemukan selembar kain perca yang tertinggal di dekat area lower arm. Benda itu berada sangat dekat dengan exhaust manifold yang bersuhu tinggi saat mobil berjalan.
Kontak kain perca dengan panas ekstrem tersebut memicu percikan api awal. Api lalu merambat hingga membakar bagian depan mobil.
| Temuan | Keterangan |
|---|---|
| Lokasi insiden | Jalan Cihanjuang, Bandung, Jawa Barat |
| Kronologi awal | Kobaran api muncul di fascia depan kendaraan dan terekam video yang beredar di TikTok |
| Hasil pemeriksaan | Tidak ada indikasi kegagalan komponen, cacat suku cadang, atau malafungsi sistem |
| Penyebab | Kain perca tertinggal dekat exhaust manifold yang panas |
Penanganan cepat dan komunikasi ke konsumen
PT Chery Sales Indonesia menyebut penanganan dimulai sejak hari kejadian, yakni Sabtu, 4 Juli 2026. Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam insiden ini.
Setelah laporan diterima, tim teknis CSI langsung berkoordinasi dengan pihak terkait dan mengevakuasi unit ke diler resmi terdekat untuk pemeriksaan lanjutan. Perusahaan juga menyiapkan courtesy car agar mobilitas konsumen tetap berjalan selama proses penyelesaian berlangsung.
Pemilik kendaraan kemudian mengapresiasi pendampingan yang diberikan Chery Indonesia. Ia menyebut komunikasi berjalan baik, dan hasil pemeriksaan diterima secara menyeluruh serta transparan sampai solusi bersama tercapai.
Langkah evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang
Meski penyebabnya bukan berasal dari produksi kendaraan, Chery Indonesia tetap menjadikan kasus ini sebagai bahan evaluasi internal. Perusahaan menyiapkan sejumlah langkah untuk menjaga standar keselamatan dan mutu layanan.
Langkah tersebut mencakup penguatan edukasi kepada seluruh jaringan konsumen mengenai pentingnya perawatan kendaraan yang tepat. CSI juga akan melakukan audit dan evaluasi menyeluruh terhadap proses kerja mekanik di seluruh bengkel resmi, termasuk penguatan SOP penanganan unit.
Selain itu, seluruh personel servis di lapangan akan mendapat pelatihan ulang atau retraining. Pengawasan kebersihan area ruang mesin saat servis berkala juga akan diperketat agar tidak ada benda asing yang tertinggal.
Kasus Tiggo Cross CSH di Bandung menunjukkan bahwa respons cepat pabrikan dan penjelasan teknis yang terbuka menjadi penting ketika sebuah insiden ramai diperbincangkan di media sosial. Dalam kasus ini, CSI menempatkan aspek keselamatan konsumen dan transparansi penanganan sebagai fokus utama.
Source: www.oto.com






