Boox Note X6 mulai mencuri perhatian bukan karena desainnya duluan, melainkan karena dapur pacunya. Perangkat ePaper ini disebut akan memakai chip enterprise dan dijanjikan punya lonjakan performa 78% dibanding pendahulunya.
Pengungkapan awal itu datang lewat teaser di Weibo, dan peluncuran Note X6 disebut akan berlangsung pada 27 Mei. Bagi perangkat seperti notebook E Ink, langkah ini penting karena kecepatan tetap berpengaruh langsung pada kenyamanan membaca, menulis, dan respons antarmuka.
Chip baru untuk kelas yang lebih serius
Boox menyebut Note X6 akan tetap memakai prosesor Snapdragon seperti Note X5, tetapi model yang dibawa kali ini adalah Snapdragon 6690. Chip tersebut dibuat dengan proses 4nm dan memiliki CPU berkecepatan 2,9GHz.
Klaim paling menonjol dari Boox adalah peningkatan performa 78% dibanding generasi sebelumnya. Angka ini terasa menarik karena tablet E Ink biasanya tidak dikejar untuk performa setinggi tablet LCD, tetapi tetap membutuhkan tenaga yang cukup agar penggunaan sehari-hari tetap mulus.
Nama resmi dari Qualcomm berbeda
Ada detail lain yang membuat chip ini semakin menarik. Menurut Qualcomm, nama resminya bukan Snapdragon 6690, melainkan Dragonwing Q-6690.
Qualcomm menjelaskan chip itu sebagai prosesor mobile enterprise pertama di dunia dengan dukungan UHF (RAIN) RFID yang terintegrasi penuh. Spesifikasinya mencakup delapan inti CPU Kryo seri 7, GPU Adreno 1,15GHz, dan NPU 6 TOPS.
Arah penggunaan yang lebih luas
Keberadaan chip enterprise ini menunjukkan arah yang tidak biasa untuk sebuah perangkat E Ink. Di halaman produknya, Qualcomm menyebut chip tersebut ditujukan untuk mesin kasir elektronik, terminal POS, tablet, dan smart display.
Pemosisian itu membuat Note X6 terlihat berbeda dari e-reader biasa. Walau Boox belum membuka seluruh detail perangkatnya, pilihan chip seperti ini memberi sinyal bahwa Note X6 menyasar pengguna yang ingin gabungan E Ink dan kemampuan komputasi yang lebih serius.
Konektivitas ikut naik kelas
Dragonwing Q-6690 juga mendukung Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6.0. Dukungan ini membuat perangkat terasa lebih modern dari sisi konektivitas, terutama untuk kebutuhan jaringan dan aksesori nirkabel.
Meski begitu, Boox belum menjelaskan bagaimana seluruh kemampuan chip tersebut akan dimanfaatkan sepenuhnya di Note X6. Sampai saat ini, perusahaan baru membuka beberapa petunjuk awal dan kemungkinan masih akan ada teaser lanjutan sebelum pengumuman resmi.
Masih ada banyak bagian yang ditahan
Untuk saat ini, gambaran lengkap mengenai spesifikasi Note X6 memang belum tersedia. Yang sudah pasti, Boox sedang membawa prosesor kelas enterprise ke perangkat E Ink andalannya.
Jika klaim peningkatan 78% itu benar-benar terasa dalam pemakaian nyata, Note X6 berpeluang menjadi salah satu notebook ePaper paling menarik di lini Boox berikutnya. Peluncuran pada 27 Mei nanti akan menjadi momen penting untuk melihat sejauh mana chip Dragonwing Q-6690 benar-benar mengubah pengalaman memakai perangkat ini.
Source: www.notebookcheck.net






