Chip Sama Masih Dipakai, ROG Ally Baru Andalkan Layar OLED dan Debut Computex

Author: Redaksi Android62

Sinyal soal kehadiran ROG Ally generasi baru makin kuat setelah sebuah model ASUS muncul di basis data sertifikasi nirkabel Korea Selatan. Perangkat itu tercatat sebagai “Handheld Console PC” dengan nomor model RC74XA, meski nama pemasaran resminya belum terlihat.

Temuan tersebut menambah bobot rumor yang sebelumnya sudah mengarah ke ajang Computex 2026. Di pasar handheld gaming, kemunculan model di jalur sertifikasi dan pameran besar biasanya dibaca sebagai tanda bahwa pengumuman resmi tidak lagi terlalu jauh.

Dua petunjuk yang mengarah ke perangkat baru

Dorongan pertama datang dari kanal YouTube Steam Dad yang fokus membahas perangkat handheld gaming. Kanal itu menyebut ASUS kemungkinan akan memperkenalkan handheld generasi berikutnya di Computex 2026 dan meminta pengikutnya memperhatikan ajang tersebut.

Dugaan itu tidak muncul tanpa alasan. ASUS sudah mengumumkan agenda Computex 2026 bersama mitra besar seperti Intel, AMD, dan NVIDIA.

Kehadiran jajaran mitra utama itu membuat panggung Computex terasa semakin masuk akal untuk menjadi tempat pamer perangkat gaming baru. Karena itu, nama ROG Ally kembali ikut masuk ke pusat perhatian.

Apa yang sudah terlihat dari sertifikasi

Petunjuk kedua datang dari South Korea’s National Radio Research Agency atau RRA. Daftar sertifikasi nirkabel di lembaga itu memunculkan perangkat ASUS tadi dalam kategori handheld console PC.

Informasi tersebut dibagikan oleh pembocor Huang514613, yang juga memakai akun X @94G8LA. Meski belum ada nama komersial yang tertera, kehadiran nomor model RC74XA sudah cukup untuk menunjukkan bahwa perangkat itu sedang bergerak di tahap administratif sebelum peluncuran.

Pada titik ini, identitas produknya belum benar-benar terbuka. Model itu masih bisa mengarah ke penerus ASUS ROG Ally, atau mengarah ke produk lain seperti ROG Xbox Ally.

Chip yang disebut tetap sama

Bagian yang paling ramai dibahas justru datang dari kabar mengenai dapur pacu. Huang514613 menyebut next-gen ROG Ally akan memakai prosesor Ryzen Z2 Extreme yang sama.

Kalau informasi itu tepat, banyak penggemar mungkin akan menurunkan ekspektasi pada lonjakan performa. Soalnya, generasi baru biasanya diharapkan membawa peningkatan yang terasa jelas di sisi chipset.

Meski begitu, penggunaan chip yang sama tidak otomatis membuat perangkat baru terasa tidak berubah. ASUS masih punya ruang untuk menyentuh komponen lain, termasuk optimasi termal dan pembaruan panel layar.

Layar jadi pembeda yang paling dinanti

Di tengah spekulasi soal chipset, layar OLED mulai dipandang sebagai kemungkinan pembeda utama. Jika ASUS tidak membawa upgrade besar di prosesor, perubahan di sisi visual bisa menjadi senjata penting.

Langkah seperti itu juga akan membuat perangkat baru lebih siap bersaing dengan Steam Deck OLED. OLED memang kerap dipandang menarik karena potensi kontras yang lebih tinggi dan tampilan warna yang lebih kaya.

Namun, belum ada konfirmasi resmi bahwa panel OLED akan dipakai pada generasi baru ROG Ally. Sampai saat ini, rumor tersebut masih berada pada level dugaan.

Menunggu panggung Computex

Computex memang menjadi ajang yang sering dipakai ASUS untuk memperkenalkan perangkat gaming dan PC baru. Karena itu, rumor soal debut handheld generasi berikutnya di sana langsung terasa relevan bagi pengamat industri.

Computex 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 2–5 Juni di Taipei, Taiwan. Dengan jadwal itu, jawaban atas masa depan ROG Ally tampaknya tidak perlu menunggu terlalu lama.

Untuk sementara, semua petunjuk yang beredar masih harus dibaca sebagai indikasi awal. Namun kombinasi klaim Steam Dad, kemunculan RC74XA di basis data RRA, dan rumor Ryzen Z2 Extreme sudah cukup membuat ROG Ally baru menjadi salah satu perangkat yang paling dinanti menjelang Computex.

Source: tech.sportskeeda.com
Berita Terbaru