Coinbase Mengunci Eropa dari Luksemburg, Binance Tertinggal Menjelang MiCA

Coinbase kini berada di posisi yang jauh lebih aman di Eropa setelah memperoleh lisensi MiCA dari Komisi Pengawas Sektor Keuangan Luksemburg pada Juni 2025. Izin itu terbit lebih dari setahun sebelum tenggat berlaku, memberi perusahaan ruang untuk menata operasinya di bawah aturan baru Uni Eropa.

Langkah tersebut menjadi penanda penting karena lisensi tunggal dari Luksemburg itu mencakup lebih dari 450 juta orang di seluruh Uni Eropa. Coinbase Luxembourg S.A. juga sudah tercatat dalam register ESMA bersama perusahaan lain yang telah disetujui di bawah MiCA.

Luksemburg dipilih sebagai pusat operasi

Pada 24 Juni, Coinbase membuka kantor di Luksemburg dan menetapkan negara itu sebagai hub Uni Eropa untuk operasinya di bawah kerangka Markets in Crypto-Assets. Chief Policy Officer Faryar Shirzad meresmikan kantor tersebut bersama Menteri Keuangan Luksemburg Gilles Roth.

Dalam unggahan yang dikutip, Shirzad menyebut Luksemburg telah membangun diri sebagai “hub terdepan Uni Eropa untuk crypto institusional dan tokenisasi.” Coinbase juga sudah memiliki lisensi nasional di enam negara Uni Eropa, termasuk Jerman dan Prancis.

Status itu memberi Coinbase modal kepatuhan yang kuat saat pasar mulai disaring oleh MiCA. Perusahaan ini juga telah diperdagangkan publik di Nasdaq sejak 2021, sehingga regulator memiliki jejak laporan yang telah diaudit selama beberapa tahun.

Binance bergerak di jalur yang lebih sulit

Di saat Coinbase melaju, Binance justru menanggung tekanan baru. Bursa itu mengonfirmasi bahwa upaya lisensi di Yunani gagal, sehingga namanya belum masuk ke register ESMA.

Situasi Binance tidak lepas dari riwayat masalah kepatuhan yang besar. Pada 2023, perusahaan itu mengaku bersalah di Amerika Serikat atas pelanggaran pencucian uang dan sanksi.

Binance juga membayar lebih dari $4.3 miliar, salah satu penalti korporasi terbesar dalam sejarah AS. Pendiri Changpeng Zhao mengaku bersalah dan mundur sebagai chief executive.

Meski begitu, Binance menyatakan tidak meninggalkan Eropa. Gillian Lynch, kepala Binance untuk Eropa dan Inggris, mengatakan kepada Reuters bahwa perusahaan akan mencari persetujuan di negara anggota Uni Eropa lainnya.

Binance juga menyebut bahwa mereka memenuhi standar MiCA dan memiliki sekitar 1.500 staf kepatuhan. Namun, tanpa masuk register ESMA, akses perusahaan ke pasar Uni Eropa tetap bergantung pada persetujuan regulator berikutnya.

Tenggat MiCA mengubah peta persaingan

Dengan hanya hitungan hari sebelum tenggat 1 Juli, lebih dari 230 perusahaan sudah lolos MiCA dan dapat terus melayani pengguna Uni Eropa. Coinbase dan sejumlah pesaing, termasuk Kraken, berada di daftar ESMA.

Binance belum ada di daftar itu, sehingga langkah berikutnya akan sangat menentukan. Untuk kembali masuk, perusahaan harus meyakinkan regulator lain bahwa kapasitas kepatuhannya sejalan dengan skala bisnisnya.

Berita Terkait