Cokelat Hitam, Chamomile, Dan Oat Bisa Jadi Pilihan Saat Stres Menumpuk

Author: Redaksi Android62

Saat stres menumpuk, pilihan makanan sehari-hari bisa ikut menentukan seberapa tenang tubuh merespons tekanan. Sejumlah bahan pangan diketahui membantu menjaga keseimbangan usus sekaligus mendukung suasana hati agar tidak mudah goyah.

Hubungan antara usus dan otak membuat pola makan tidak lagi sekadar urusan kenyang. Asupan yang kaya serat, protein tanpa lemak, probiotik, prebiotik, dan antioksidan kerap dikaitkan dengan respons tubuh yang lebih stabil ketika menghadapi tekanan harian.

Makanan yang mendukung tubuh saat tertekan

Salah satu pilihan yang menonjol adalah salmon karena kandungan omega-3 di dalamnya. Asam lemak ini berhubungan dengan kesehatan otak, yang ikut berperan dalam mengatur respons tubuh terhadap stres.

Di luar salmon, ayam tanpa lemak juga bisa menjadi sumber protein yang baik. Protein dari kelompok ini mengandung asam amino yang membantu memperbaiki suasana hati.

Kacang-kacangan, biji-bijian, dan produk kedelai juga bisa melengkapi pola makan yang mendukung kondisi tubuh lebih stabil. Ketiganya memberi asupan yang sejalan dengan kebutuhan tubuh saat sedang berhadapan dengan tekanan.

Serat dari buah dan oat untuk pencernaan yang lebih seimbang

Buah beri seperti raspberry, blackberry, dan blueberry dikenal kaya serat. Serat ini membantu menjadi makanan bagi bakteri baik di usus sehingga keseimbangan pencernaan lebih terjaga.

Blueberry juga disebut memiliki manfaat tambahan karena dapat membantu menurunkan kortisol, hormon yang berkaitan dengan stres. Saat kadar hormon ini lebih terkendali, suasana hati cenderung lebih stabil.

Selain buah beri, steel-cut oats juga menarik karena dicerna lebih lambat. Proses pencernaan yang lebih lambat membuat kenaikan gula darah lebih stabil, sehingga suasana hati ikut lebih terkendali.

Oat ini juga mengandung triptofan yang membantu tubuh memproduksi serotonin. Kandungan magnesium di dalamnya turut mendukung pengaturan neurotransmiter tertentu yang berkaitan dengan rasa lebih tenang.

Buah, kacang-kacangan, dan teh yang membantu menjaga suasana hati

Jeruk menjadi salah satu buah yang mudah ditemui dan dikenal sebagai sumber vitamin C yang kuat. Satu buah jeruk disebut mengandung sekitar 82 miligram vitamin C, jumlah yang hampir memenuhi kebutuhan harian.

Vitamin C dikaitkan dengan penurunan stres, sementara aroma jeruk memberi efek yang menenangkan. Buah ini bisa dimakan saat sarapan, dijadikan camilan sore bersama almond atau yogurt, atau dicampurkan ke dalam smoothies.

Kacang garbanzo atau chickpea juga punya peran menarik karena mengandung triptofan. Asam amino esensial ini berperan dalam produksi serotonin, zat kimia yang membantu menjaga rasa nyaman dan menstabilkan suasana hati di otak.

Kandungan folat, vitamin B, protein, dan serat pada kacang garbanzo turut mendukung fungsi tubuh yang berkaitan dengan kestabilan emosi. Dengan gula darah yang lebih terjaga, tubuh cenderung lebih seimbang saat menghadapi tekanan harian.

Pilihan malam hari dan camilan yang tetap perlu dibatasi

Chamomile sudah lama digunakan sebagai tanaman obat untuk membantu meredakan ketegangan. Minuman ini kerap dipilih karena dapat membantu mengatasi rasa cemas, iritabilitas, dan ketegangan otot.

Karena tidak mengandung kafein, teh chamomile cocok diminum sebelum tidur. Beberapa orang juga menikmatinya dengan tambahan kayu manis, cuka apel, atau lemon untuk memberi variasi rasa.

Di sisi lain, dark chocolate bisa menjadi pilihan camilan dalam porsi wajar. Cokelat hitam mengandung polifenol, yaitu antioksidan yang dikaitkan dengan peningkatan fungsi otak dan suasana hati.

Semakin gelap cokelatnya, biasanya semakin sedikit gula tambahan yang terkandung di dalamnya. Sebuah penelitian yang dikutip dari Alodokter menyebut dark chocolate dapat membantu meredakan stres dan menenangkan rasa cemas, bahkan jika dikonsumsi rutin dalam jumlah wajar selama dua minggu juga disebut dapat menurunkan produksi hormon stres.

Makanan-makanan tersebut tidak menggantikan penanganan medis, tetapi bisa menjadi bagian dari pola makan yang membantu tubuh lebih siap menghadapi tekanan. Dengan memilih asupan yang mendukung kesehatan usus dan keseimbangan suasana hati, respons tubuh terhadap stres sehari-hari dapat lebih terjaga.

Source: lifestyle.bisnis.com
Berita Terbaru