Organisasi kemahasiswaan intrakampus dapat mengajukan pendanaan Rp80 juta hingga Rp120 juta melalui Program Aksara Mahasiswa 2026. Namun, sedikitnya 60% anggaran usulan wajib dialokasikan untuk teknologi dan inovasi yang benar-benar digunakan mitra sasaran.
Ketentuan tersebut membuat nilai dana bukan satu-satunya penentu dalam penyusunan proposal. Tim mahasiswa perlu membuktikan bahwa solusi yang diajukan relevan dengan persoalan di lokasi pengabdian dan dapat diterapkan oleh masyarakat.
Program ini disiapkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi atau Kemdiktisaintek untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat oleh mahasiswa. Aksara merupakan singkatan dari Aksi Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa.
Kegiatan dirancang berlangsung pada Juli hingga Desember 2026 dengan sedikitnya 160 jam kerja efektif. Pelaksanaan program dalam jadwal kegiatan berlangsung pada Agustus sampai Desember, setelah proses seleksi dan kontrak pada Agustus.
Dua Pilihan Skema Pengabdian
Pengusul perlu memilih satu dari dua skema yang dibuka, yakni Aksara Peduli atau Aksara Sirkular. Pemilihan skema perlu disesuaikan dengan masalah utama serta kebutuhan masyarakat di wilayah sasaran.
| Skema | Fokus | Ruang Lingkup |
|---|---|---|
| Aksara Peduli | Persoalan prioritas masyarakat | Pangan, energi, kesehatan, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, ekonomi biru, dan kebutuhan wilayah |
| Aksara Sirkular | Sampah dari sumber | Edukasi, pemilahan, teknologi, TPS 3R, bank sampah, kelembagaan, dan ekonomi sirkular |
Aksara Peduli ditujukan bagi tim yang ingin menangani persoalan prioritas masyarakat di berbagai bidang. Masalah yang dipilih harus dihubungkan secara jelas dengan kondisi dan kebutuhan mitra di lokasi kegiatan.
Sementara itu, Aksara Sirkular berfokus pada pengelolaan sampah sejak dari sumbernya. Bentuk kegiatan dapat berupa edukasi, pemilahan sampah, penerapan teknologi, serta penguatan TPS 3R dan bank sampah.
Skema sirkular juga mencakup penguatan kelembagaan masyarakat dan pengembangan ekonomi sirkular. Pengelolaan sampah dengan demikian tidak hanya diposisikan sebagai kegiatan teknis, tetapi juga sebagai bagian dari pemberdayaan warga.
Tim dan Mitra Harus Disiapkan Sejak Awal
Program Aksara dijalankan oleh organisasi mahasiswa dengan pendampingan tim dosen. Dalam pelaksanaannya, tim juga bekerja bersama mitra sasaran serta mitra pemerintah di wilayah kegiatan.
Kolaborasi tersebut perlu masuk ke rancangan sejak tahap penyusunan proposal. Pengusul perlu terlebih dahulu menetapkan skema, masalah prioritas, lokasi, mitra sasaran, dan mitra pemerintah yang akan dilibatkan.
Setelah itu, tim menyiapkan anggota mahasiswa, pendamping dosen, serta teknologi atau inovasi yang hendak diterapkan. Proposal disusun mengikuti format sesuai skema yang dipilih.
Pengajuan proposal dilakukan melalui akun ketua tim dosen pada Sistem BIMA. Koordinasi antara organisasi mahasiswa dan dosen menjadi penting karena proses pengajuan tidak dilakukan melalui akun mahasiswa.
Jadwal Aksara Mahasiswa 2026
| Waktu | Tahapan |
|---|---|
| Juli | Sosialisasi dan penerimaan proposal |
| Agustus | Seleksi, pengumuman usulan didanai, dan kontrak |
| Agustus-Desember | Pelaksanaan program |
| Oktober | Laporan kemajuan |
| November | Pemantauan dan evaluasi internal serta oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kemdiktisaintek |
| Desember | Laporan akhir dan seminar dampak |
Informasi skema, pembiayaan, dan ketentuan pelaksanaan disampaikan melalui siaran ulang peluncuran program di YouTube Kemdiktisaintek, sebagaimana dikutip detik.com. Tim pengusul juga perlu merancang keberlanjutan agar teknologi dan inovasi tetap dapat dimanfaatkan mitra setelah kegiatan berakhir.







