Dana PKH Dan BPNT Mei 2026 Tak Masuk Serentak, Cek Nominal Rp200 Ribu Sampai Rp2,7 Juta

Penerima bansos PKH dan BPNT pada Mei 2026 perlu memperhatikan status pencairan karena penyalurannya tidak berjalan serentak. Di periode April sampai Juni, dana masuk bertahap sehingga sebagian keluarga bisa lebih dulu menerima bantuan, sementara yang lain masih menunggu proses aktif di sistem.

BPNT tetap menjadi bantuan dengan nominal Rp200.000 per bulan untuk setiap penerima. Jika dihitung dalam satu tahap pencairan, total yang diterima mencapai Rp600.000 selama April hingga Juni.

Rincian nominal PKH

Besaran PKH berbeda sesuai kategori dalam keluarga penerima manfaat. Ibu hamil dan anak usia 0-6 tahun masing-masing mendapat Rp3.000.000 per tahun atau Rp750.000 per tahap.

Untuk kategori siswa sekolah dasar, bantuan tercatat Rp900.000 per tahun atau Rp225.000 per tahap. Siswa SMP menerima Rp1.500.000 per tahun atau Rp375.000 per tahap, sedangkan siswa SMA memperoleh Rp2.000.000 per tahun atau Rp500.000 per tahap.

Kategori penyandang disabilitas berat dan lanjut usia masing-masing mendapatkan Rp2.400.000 per tahun atau Rp600.000 per tahap. Nominal tertinggi diberikan kepada korban pelanggaran HAM berat, yakni Rp10.800.000 per tahun atau Rp2.700.000 per tahap.

Cara mengecek status bantuan

Penerima manfaat dapat memeriksa status pencairan langsung lewat ponsel. Langkah awalnya adalah mengunduh aplikasi resmi Cek Bansos dari Kementerian Sosial melalui Play Store atau App Store.

Setelah aplikasi terpasang, pengguna baru perlu memilih opsi Buat Akun Baru dan mengisi data diri, termasuk username serta password. Sesudah akun aktif, masuk kembali ke aplikasi untuk membuka fitur utama di halaman beranda.

Pada menu utama, pilih fitur Cek Bansos lalu isi data domisili dari provinsi sampai desa. Nama penerima juga harus dimasukkan sesuai data pada Kartu Tanda Penduduk, kemudian tekan Cari Data untuk melihat hasil status bantuan.

Bila status menunjukkan bantuan cair, dana akan masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera. Pencairannya bisa dilakukan melalui Bank Himbara seperti BRI, BNI, Mandiri, BSI, atau Kantor Pos.

Selain lewat aplikasi, pengecekan juga dapat dilakukan melalui situs resmi cekbansos.kemensos.go.id. Pemeriksaan berkala menjadi langkah penting karena pencairan berlangsung bertahap dan jadwal masuk dana bisa berbeda antar penerima.

Mei berada di tengah tahap kedua penyaluran, sehingga status setiap keluarga dapat tidak sama pada waktu yang sama. Karena itu, pemantauan rutin membantu penerima memastikan bantuan sudah aktif dan tidak keliru mengira pencairan belum berjalan hanya karena jadwalnya belum masuk.

Berita Terkait