Kabar pernikahan Adhisty Zara membuat nama Abdullah Tsaqib kembali menjadi sorotan publik. Di balik perhatian itu, perjalanan musiknya ternyata sudah dibangun sejak lama lewat langkah yang pelan, berlapis, dan tidak muncul tiba-tiba.
Sorotan terhadap Tsaqib bukan hanya datang karena relasinya dengan Zara. Ia sudah lebih dulu menempuh proses panjang di dunia hiburan, mulai dari kelompok vokal anak dan remaja, lalu masuk ke berbagai grup musik, hingga akhirnya memilih jalur solo.
Jejak awal di dunia musik
Abdullah Tsaqib lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 30 Desember 2001. Ia merupakan anak keempat dari tujuh bersaudara dan tumbuh di lingkungan keluarga yang dekat dengan musik.
Minat bernyanyinya terbentuk sejak kecil, dipengaruhi oleh ibunya yang juga gemar bernyanyi. Sejak duduk di bangku sekolah dasar, ketertarikan itu sudah terlihat dan kemudian berkembang melalui aktivitas di kelompok vokal anak dan remaja.
Pengalaman tampil di berbagai daerah bersama kelompok-kelompok tersebut ikut membangun rasa percaya dirinya. Dari situ, Tsaqib mulai mengenal panggung dan memahami dunia hiburan sejak usia sangat muda.
Berpindah dari grup ke jalur solo
Sebelum dikenal sebagai penyanyi solo, Tsaqib sempat menjadi bagian dari sejumlah boyband. Fantastic Four, Evo Mars, dan Super7 tercatat sebagai bagian dari fase awalnya di industri musik.
Pengalaman itu memberi fondasi penting sebelum ia menentukan arah karier berikutnya. Perjalanan tersebut memperlihatkan bahwa namanya dibentuk melalui proses bertahap, bukan lewat kemunculan instan.
Tsaqib juga pernah mengikuti jejak kakaknya, Falah Akbar, yang lebih dulu aktif membagikan lagu-lagu cover di media sosial. Lingkungan keluarga tampak memberi pengaruh kuat terhadap pilihan musikal yang ia ambil.
Pernah tampil sebagai vokalis band indie
Selain berada di grup vokal dan boyband, Tsaqib juga pernah menjadi vokalis band indie rock bernama Dorkie. Band itu ia bentuk bersama Kevin Rinaldi dan menjadi salah satu fase penting dalam pembentukan musikalitasnya.
Setelah melalui pengalaman tersebut, ia menata ulang langkah kariernya. Jalur solo kemudian menjadi fokus yang dianggap lebih sesuai dengan arah musik yang ingin ia bangun.
Langkah profesional dan karya yang dirilis
Karier profesional Tsaqib mulai terlihat semakin jelas ketika ia bergabung dengan Trinity Optima Production. Di bawah label itu, ia merilis single debut berjudul Mau Tak Mau sebagai pintu masuk ke pasar musik nasional.
Setelah debut tersebut, ia melanjutkan perjalanan dengan merilis Sudahkah Aku dan Roda Berputar. Deretan lagu itu memperkuat posisinya sebagai penyanyi muda yang aktif membangun identitas musikal sendiri.
Karya-karyanya juga membantu memperluas jangkauan pendengar. Di Spotify, ia tercatat memiliki ratusan ribu pendengar bulanan, yang menunjukkan audiensnya terus bertumbuh.
Kedekatan dengan Adhisty Zara ikut menguatkan perhatian publik
Nama Tsaqib makin banyak dibicarakan setelah kedekatannya dengan Adhisty Zara terlihat lebih terbuka di ruang publik. Sejak pertengahan 2024, keduanya beberapa kali membagikan momen kebersamaan melalui media sosial masing-masing.
Dalam beberapa kesempatan, Zara juga menyebut Tsaqib sebagai sosok yang memberi dukungan dalam perjalanan kariernya. Hal itu membuat Tsaqib dikenal bukan hanya sebagai pasangan Zara, tetapi juga sebagai figur yang hadir penting dalam kehidupan pribadi dan profesional sang aktris.
Kini, perhatian publik terhadap Abdullah Tsaqib semakin besar seiring kabar pernikahannya dengan Zara ramai dibicarakan. Di tengah sorotan itu, ia tetap dikenal sebagai musisi muda yang meniti karier panjang dan membangun namanya lewat proses yang tenang namun menonjol.
Source: www.beritasatu.com






