Makan Lebih dari 1 Kg Daging per Hari, Diet Haaland Tak Aman untuk Semua Orang

Konsumsi lebih dari satu kilogram daging merah berlemak pada makan malam menjadi bagian paling mencolok dari pola makan Erling Haaland. Porsi itu sesuai dengan tuntutan energi pemain sepak bola profesional, tetapi bukan ukuran aman yang dapat diterapkan begitu saja oleh masyarakat umum.

Asupan daging merah berlebih setiap hari dapat menambah kalori dan lemak jenuh, sekaligus dikaitkan dengan risiko penyakit kardiovaskular serta kanker kolorektal. Karena itu, menu atlet elite perlu dilihat berdasarkan beban latihan, kebutuhan pemulihan, dan pengeluaran energinya yang sangat tinggi.

Jeroan Memerlukan Perhatian Khusus

Pola makan Haaland juga memasukkan jeroan sapi, terutama hati dan jantung, sebagai bagian dari prinsip makan “hidung hingga ekor”. Pendekatan ini memanfaatkan lebih banyak bagian hewan, tidak hanya daging otot seperti steak.

Hati dan jantung dapat meningkatkan asupan kolesterol dan purin apabila dikonsumsi dalam jumlah besar atau terlalu sering. Kondisi tersebut perlu diperhatikan terutama oleh orang yang memiliki asam urat, karena purin berlebih dapat memicu peningkatan kadar asam urat dan gangguan metabolisme.

Hati sapi juga tidak dianjurkan untuk dikonsumsi mentah karena dapat terpapar parasit, hepatitis E, dan bakteri. Risiko keamanan pangan tersebut membuat pemilihan bahan serta pengolahan makanan menjadi unsur penting dalam pola makan berbasis jeroan.

Menu Harian dengan Kalori Sangat Tinggi

Haaland dilaporkan mengonsumsi sekitar 6.000 kalori dalam sehari dan membaginya ke dalam enam kali makan. Jumlah itu menggambarkan kebutuhan energi seorang atlet dengan latihan serta pertandingan berintensitas tinggi.

Waktu MakanMenu UtamaPelengkap
SarapanRoti sourdough dan telurKopi, susu, sirup maple
Makan siangIkan atau jeroan sapiNasi goreng telur, asparagus
Makan malamDaging merah berlemak lebih dari 1 kgKentang, salad, susu

Pada pagi hari, pemain tersebut disebut mengawali menu dengan roti sourdough dan telur. Minumannya berupa kopi yang dicampur susu serta sirup maple, sebagaimana pernah dilaporkan Korean Times.

Makan siang dapat terdiri atas ikan, nasi goreng telur, dan asparagus. Di waktu lain, hati dan jantung sapi juga masuk dalam pilihan proteinnya.

Untuk makan malam, Haaland dilaporkan memilih potongan daging merah berlemak seperti ribeye atau steak tomahawk. Menu itu disandingkan dengan kentang, salad, dan susu.

Nilai Positif Ada pada Bahan Makanan Utuh

Diet Viking merujuk pada pola makan yang mendekati diet paleo dengan penekanan pada bahan utuh dan minim pengolahan. Produk olahan menjadi kelompok makanan yang dihindari dalam pendekatan tersebut.

Telur, ikan, daging, kentang, dan sayuran menyediakan protein, vitamin, mineral, serta serat. Pilihan pemanis alami seperti madu juga dapat membantu menekan asupan gula, natrium, dan lemak olahan bila digunakan sebagai bagian dari pola makan yang terukur.

Protein dari beragam sumber berperan dalam pemeliharaan otot, pemulihan tubuh, dan rasa kenyang. Namun, protein yang jauh melampaui kebutuhan tidak selalu menghasilkan manfaat kesehatan yang lebih besar bagi setiap orang.

Bagi sebagian besar orang dewasa sehat, asupan sekitar 1 gram protein per kilogram berat badan per hari umumnya dianggap cukup. Konsumsi protein berlebihan secara konsisten dapat meningkatkan biaya makan dan mendorong asupan kalori serta lemak jenuh yang tidak diperlukan.

Karbohidrat tetap hadir dalam menu Haaland melalui roti sourdough, kentang, dan nasi. Ketersediaan energi ini penting bagi aktivitas fisik berat, sedangkan pola makan harian kebanyakan orang tetap lebih sesuai bila mengutamakan komposisi piring yang seimbang.

Source: lifestyle.bisnis.com
Berita Terkait