Di tengah suasana resmi sidang paripurna DPR RI, sebuah sapaan akrab antara Presiden Prabowo Subianto dan petinju profesional Daud Yordan justru menjadi perhatian. Keduanya terlihat saling menirukan gestur petinju yang siap di ring, lalu suasana yang semula formal berubah menjadi lebih cair.
Momen itu terjadi di Gedung DPR/MPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, saat rapat paripurna membahas Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal untuk RAPBN 2027. Dalam unggahan akun Instagram @realdaudyordan, Prabowo dan Daud tampak kompak mengenakan jas formal sebelum berinteraksi dengan gaya yang tidak biasa untuk sebuah pertemuan kenegaraan.
Gestur bercanda yang langsung mencuri perhatian
Daud lebih dulu mengepalkan tangan dan mengambil posisi seperti siap bertarung. Prabowo kemudian membalas dengan gerakan serupa, seolah menanggapi ajakan bercanda itu dengan gaya yang sama.
Setelah saling “adu tinju” dalam suasana santai, Prabowo merangkul Daud dan menepuk bahunya. Keduanya juga sempat berbincang singkat di tengah acara resmi tersebut.
Daud menyebut pertemuan itu sebagai bentuk silaturahmi yang dilakukan dengan gaya yang sama di mana pun mereka bertemu. Ia juga menegaskan bahwa hanya dirinya yang berani mengajak Presiden bercanda seperti itu karena hubungan mereka memang dekat.
Hubungan lama yang terlihat tetap hangat
Interaksi singkat itu memperlihatkan sisi lain dari kedekatan dua tokoh yang sama-sama dikenal publik. Meski berada di tengah agenda parlemen, mereka tampak leluasa menunjukkan keakraban tanpa mengurangi kesan formal acara.
Respons Prabowo terhadap gestur Daud membuat suasana terlihat ringan. Momen tersebut kemudian menjadi sorotan karena jarang terlihat adegan akrab seperti itu terjadi di ruang sidang yang biasanya penuh protokol.
Daud Yordan menjalani peran baru di parlemen
Di luar dunia tinju, Daud kini mengemban tugas sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah RI dari daerah pemilihan Kalimantan Barat. Ia resmi dilantik sebagai senator pada Oktober 2024 dan mulai menjalankan peran barunya sebagai wakil rakyat.
Meski sudah berada di parlemen, Daud belum menutup pintu untuk kembali ke ring. Juara dunia tinju kelas ringan super IBA itu masih membuka peluang tampil dalam pertandingan resmi jika kesempatan datang.
Karena itu, pertemuan di Senayan itu seolah mempertemukan dua identitas Daud sekaligus, yakni sebagai pejabat negara dan sebagai petinju yang masih lekat dengan karakter ring. Gestur ringan bersama Prabowo pun memberi warna berbeda pada suasana sidang yang biasanya berlangsung serius.
Source: bola.bisnis.com