De Kuip Jadi Ujian Penentu Feyenoord, NEC Terus Mengintai dari Belakang

Ayase Ueda menjadi sorotan utama saat Feyenoord bersiap menjamu FC Groningen di Stadion De Kuip. Striker asal Jepang itu sudah mengoleksi 23 gol di kompetisi kasta tertinggi musim ini dan kembali diharapkan menjadi pembeda dalam laga yang menuntut ketajaman tinggi.

Beban Feyenoord kali ini tidak hanya datang dari kualitas lawan, tetapi juga dari situasi klasemen yang sangat rapat. Tim asuhan Robin van Persie menempati posisi kedua dengan 55 poin dan hanya berjarak satu angka dari NEC Nijmegen di tempat ketiga, sehingga setiap hasil negatif bisa langsung memengaruhi persaingan di papan atas.

Tekanan di papan atas tidak memberi ruang aman

Pertarungan menuju zona Liga Champions berjalan ketat dan cepat berubah. Selain NEC, nama Twente dan Ajax juga masih berada dalam jarak yang dekat, sehingga Feyenoord dituntut menjaga konsistensi di setiap laga sisa.

Kondisi itu membuat duel melawan Groningen terasa lebih dari sekadar pertandingan kandang biasa. Hasil imbang pun tidak otomatis terasa aman, karena NEC terus mengintai dan siap memanfaatkan setiap peluang saat Feyenoord tergelincir.

Situasi semacam ini menempatkan De Kuip sebagai ruang yang harus dimaksimalkan. Feyenoord membutuhkan poin penuh untuk menahan tekanan, menjaga posisi, dan tidak membiarkan pesaing langsung mendekat lebih jauh.

Rekor kandang masih menjadi modal penting

Meski performa Feyenoord di liga belum sepenuhnya meyakinkan, catatan di kandang masih memberi pegangan kuat. Mereka tidak terkalahkan dalam lima laga terakhir di De Kuip dan belum kalah dari Groningen di stadion itu sejak April 2007.

Rekor tersebut memberi dorongan psikologis yang penting, terutama ketika laga diprediksi berjalan ketat. Dukungan suporter di De Kuip juga berpotensi membantu Feyenoord ketika tempo pertandingan naik dan detail permainan mulai menentukan hasil.

Namun, modal kandang itu tetap harus diimbangi dengan konsentrasi penuh. Lawan yang datang membawa tren positif bisa saja membuat pertandingan berlangsung lebih rumit dari yang terlihat di atas kertas.

Skuad Feyenoord tidak dalam kondisi ideal

Robin van Persie juga harus menyusun strategi dengan sejumlah kendala di timnya. Feyenoord kehilangan beberapa pemain karena cedera, yaitu Hwang In-beom, Gijs Smal, Anel Ahmedhodzic, Shaqueel van Persie, dan Thomas Beelen.

Absennya nama-nama tersebut membuat kedalaman skuad terasa lebih terbatas. Karena itu, Feyenoord perlu bermain lebih efisien dalam penguasaan bola dan menjaga fokus agar tidak kehilangan angka di momen yang krusial.

Di tengah situasi seperti ini, peran pemain yang tersedia menjadi semakin besar. Setiap transisi, setiap peluang, dan setiap keputusan di area pertahanan bisa berdampak langsung pada hasil akhir.

Groningen datang dengan modal stabil

FC Groningen bukan lawan yang datang tanpa kepercayaan diri. Tim asuhan Dick Lukkien menempati posisi kesembilan dengan 42 poin dan belum kalah dalam lima pertandingan terakhir.

Mereka juga menunjukkan pertahanan yang rapi dalam beberapa laga terakhir. Groningen mencatat tiga nirbobol beruntun saat menghadapi AZ Alkmaar, Telstar, dan Go Ahead Eagles, sebuah sinyal bahwa mereka mampu bertahan disiplin saat dibutuhkan.

Meski begitu, Groningen juga tidak tampil dengan skuad penuh. Oskar Zawada dan Stije Resink harus absen karena cedera, sehingga Lukkien perlu menata ulang keseimbangan tim saat bermain di markas lawan.

Pertarungan yang bisa ditentukan detail kecil

Di kubu tim tamu, Thom van Bergen layak diwaspadai karena sudah terlibat dalam 12 gol musim ini. Perannya dapat menjadi ancaman jika Feyenoord lengah saat kehilangan bola dan Groningen berhasil memanfaatkan ruang di momen transisi.

Pertemuan terakhir kedua tim pada September 2025 juga menunjukkan bahwa laga ini cenderung berjalan ketat. Feyenoord kala itu menang tipis 1-0 di markas Groningen, hasil yang kembali mengingatkan bahwa duel kedua tim sering ditentukan oleh detail kecil.

Dengan tekanan klasemen, rekor kandang yang masih terjaga, dan kondisi skuad yang tidak sepenuhnya ideal, Feyenoord membutuhkan penampilan yang efisien saat menghadapi Groningen. De Kuip pun kembali menjadi tempat yang harus memberi jawaban ketika persaingan di papan atas semakin menegang.

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer