Dedi Mulyadi Tegas Bantah Isu Ganti Nama Jabar, Nama Provinsi Tetap Sama

Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan isu pergantian nama daerah tidak menjadi agenda resmi. Dedi Mulyadi menegaskan, nama provinsi tetap Jawa Barat dan tidak ada rencana mengubahnya menjadi Sunda, Pasundan, atau Tatar Sunda.

Ia menyebut kabar yang beredar di media sosial sebagai cerita buatan pihak lain. Karena itu, Pemprov Jabar disebut akan tetap memusatkan perhatian pada pekerjaan pemerintahan, bukan pada wacana pergantian nama wilayah.

Bantahan atas Wacana yang Beredar

Dalam penjelasan yang dikutip Grid.ID dari unggahan Instagram @dedimulyadi71, Dedi mengatakan ada pihak yang sengaja melempar wacana seolah-olah pemerintah provinsi akan mengganti nama Jawa Barat. Ia menolak narasi tersebut dan menegaskan bahwa seluruh rangkaian cerita itu bukan berasal dari pemerintah daerah.

“Kami tegaskan bahwa ada yang melempar wacana membuat cerita-cerita di media sosial, akan ada perubahan nama Jawa Barat jadi Tatar Sunda. Saya katakan seluruh rangkaian itu adalah karangan orang lain,” ujar Dedi Mulyadi.

TokohPernyataan UtamaSikap
Erwan SetiawanMenyerahkan keputusan kepada Gubernur Dedi MulyadiMenghormati proses yang berjalan
Dedi MulyadiMenyebut isu perubahan nama sebagai karangan orang lainMenegaskan nama provinsi tetap Jawa Barat
Ono SuronoMenyebut kabar usulan DPRD tidak sesuai faktaMemberi penegasan serupa

Sikap Eksekutif dan Legislatif Daerah

Sebelumnya, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyatakan dirinya menghormati proses yang sedang berjalan. Ia juga menyerahkan sepenuhnya kebijakan kepada gubernur dan menilai masyarakat berhak menanggapi wacana itu secara wajar.

Penegasan serupa datang dari Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ono Surono. Ia mengatakan kabar yang menyebut DPRD telah mengusulkan perubahan nama Jawa Barat tidak sesuai dengan fakta.

Dengan bantahan dari unsur eksekutif dan legislatif daerah, isu pergantian nama provinsi itu kini ditegaskan bukan menjadi agenda resmi. Pemprov Jawa Barat menyatakan akan terus bekerja dengan nama yang tetap sama, yaitu Jawa Barat.

Source: www.grid.id
Berita Terkait