Changan Deepal S05 langsung menonjol karena menawarkan dua pendekatan elektrifikasi dalam satu model, yakni BEV dan REEV. Kombinasi ini memberi konsumen pilihan yang lebih luas di tengah pasar kendaraan listrik Indonesia yang masih berkembang.
Varian REEV menjadi sorotan utama karena mampu menempuh jangkauan gabungan lebih dari 1.100 kilometer. Dalam mode listrik murni, mobil ini juga disebut bisa berjalan hingga 170 kilometer.
REEV untuk perjalanan jauh
Teknologi range extended electric vehicle atau REEV pada Deepal S05 bekerja dengan motor listrik sebagai satu-satunya penggerak roda. Mesin bensin 1.500 cc tidak menggerakkan roda, melainkan berfungsi sebagai generator untuk mengisi daya baterai saat kapasitasnya menurun.
Skema itu berbeda dari hybrid konvensional dan dinilai lebih relevan bagi pengguna yang menginginkan rasa berkendara listrik namun masih memerlukan cadangan daya untuk perjalanan panjang. CEO Changan Indonesia Setiawan Surya menyebut kehadiran dua varian dengan teknologi berbeda mencerminkan komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi elektrifikasi yang beragam dan relevan bagi kebutuhan konsumen Indonesia.
Perbandingan dua varian Deepal S05
| Varian | Baterai / Penggerak | Jarak Tempuh | Tenaga |
|---|---|---|---|
| BEV | LFP 56,12 kWh | 470 km NEDC | 200 kW, 290 Nm |
| REEV | LFP 27,28 kWh + mesin bensin 1.500 cc sebagai generator | Lebih dari 1.100 km, listrik murni hingga 170 km | 160 kW, 320 Nm |
Varian BEV dibekali baterai lithium iron phosphate atau LFP berkapasitas 56,12 kWh. Changan menyebut daya jelajahnya mencapai 470 kilometer berdasarkan standar pengujian New European Driving Cycle atau NEDC.
Sementara itu, REEV memakai baterai LFP 27,28 kWh yang dipadukan dengan mesin bensin 1.500 cc sebagai generator. Kombinasi tersebut membuat jangkauannya jauh lebih panjang, meski kapasitas baterainya lebih kecil.
Kedua varian sama-sama menggunakan platform digital EPA1 milik Changan. Keduanya juga mengandalkan penggerak roda belakang atau rear wheel drive serta suspensi independen di seluruh roda.
Desain, kabin, dan dimensi
Deepal S05 mengusung desain Symbiotic Aesthetics yang memadukan unsur teknologi dan alam. Desain ini disebut telah meraih iF Design Award 2025 dari Jerman.
Dimensi SUV ini mencakup panjang 4.620 mm, lebar 1.900 mm, tinggi 1.600 mm, dan jarak sumbu roda 2.880 mm. Mobil ini juga memakai pelek 18 inci.
Di bagian kabin, tersedia layar sentuh utama 15,4 inci beresolusi 2,5K. Layar itu dapat bergerak 15 derajat ke arah pengemudi maupun penumpang depan melalui fitur Sunflower Screen.
Harga dan strategi peluncuran
Changan memperkirakan Deepal S05 akan dipasarkan mulai dari kisaran harga Rp500 jutaan. Selama masa pre-book, konsumen berkesempatan memperoleh benefit eksklusif senilai hingga Rp20 juta.
Perusahaan juga memberikan asuransi all risk gratis selama satu tahun. Selain itu, ada harga khusus untuk program battery lifetime warranty.
Pre-book untuk kedua varian Deepal S05 sudah dibuka. Sebelumnya, Deepal S05 REEV lebih dulu diperkenalkan pada April lalu sebagai kendaraan berteknologi REEV pertama yang resmi masuk pasar Indonesia.
Untuk memperkenalkan model ini lebih luas, Changan menggelar pop-up exhibition di sejumlah pusat perbelanjaan Jakarta. Pameran berlangsung di One Satrio Kuningan dan Gafoy Mal Kelapa Gading hingga 12 Juli, serta di Grand Indonesia sampai 19 Juli.
Unit yang dipamerkan menggunakan livery khusus bertema Tim Nasional Sepak Bola Portugal. Langkah itu sejalan dengan status Changan Automobile sebagai mitra global resmi tim nasional tersebut.
Changan juga mengajak masyarakat mengikuti tantangan di akun Instagram resmi @changan.id. Peserta berkesempatan mendapatkan merchandise resmi Timnas Portugal.
Dengan dua pilihan teknologi dalam satu model, Deepal S05 menempatkan Changan sebagai salah satu merek yang menawarkan fleksibilitas lebih besar bagi konsumen Indonesia. Opsi BEV dan REEV memberi ruang bagi pengguna untuk memilih kendaraan yang sesuai dengan pola mobilitas masing-masing.







