Deepal S05 REEV Disiapkan Untuk Daerah, Changan Cari Jalan Keluar Saat SPKLU Belum Merata

Author: Redaksi Android62

Changan menempatkan Deepal S05 sebagai pintu masuk untuk strategi elektrifikasi yang lebih cocok bagi konsumen di luar Jakarta. Di tengah belum meratanya SPKLU, pendekatan REEV dipandang memberi jalan tengah antara pengalaman mobil listrik dan kebutuhan harian yang tidak selalu bisa bergantung pada pengisian daya publik.

Bagi Changan, pasar di daerah justru terlihat lebih siap menerima model seperti ini dibanding mobil listrik murni. Adopsi kendaraan listrik masih sangat bertumpu di Jakarta dan Pulau Jawa, sementara wilayah lain masih menghadapi keterbatasan infrastruktur pengisian daya.

REEV diposisikan untuk kebutuhan harian

Teknologi REEV dinilai relevan untuk pemakaian sehari-hari di daerah. Mobil tetap menghadirkan sensasi berkendara khas mobil listrik, tetapi dengan efisiensi bahan bakar yang lebih baik.

Perbedaan ini membuat REEV tidak sama dengan mobil listrik murni yang sepenuhnya bergantung pada baterai. Pada REEV, mesin bensin tidak terhubung ke roda, sehingga perannya berbeda dari PHEV meski sekilas terlihat mirip.

CEO Changan Indonesia Setiawan Surya menegaskan perusahaan tetap memakai istilah REEV. Ia menekankan perbedaan teknologinya memang jelas karena mesin bensin tidak langsung menggerakkan roda.

Deepal S05 jadi model awal

Model REEV pertama Changan untuk Indonesia akan hadir lewat Deepal S05. Mobil ini sudah lebih dulu dipasarkan di beberapa negara, termasuk Thailand.

Di pasar Thailand, S05 REEV dijual mulai 949.000 Baht atau sekitar Rp 514,5 jutaan. Untuk Indonesia, Changan belum mengumumkan spesifikasi khusus yang akan digunakan secara lokal.

Meski begitu, Changan sudah memperkenalkan Changan S05 REEV di Tanah Air pada awal April 2026. Dalam struktur produknya, model ini akan ditempatkan di bawah Deepal S07 EV.

Posisi harga dan target pasar

Changan memastikan Deepal S05 akan berada satu kelas di bawah S07 EV. Dengan posisi itu, harga jualnya diperkirakan lebih rendah dari model yang saat ini menjadi andalan merek tersebut di Indonesia.

Harga mobil Changan di Indonesia untuk Mei 2026 mencantumkan Deepal S07 di Rp 599 juta dan Lumin di Rp 205 juta, semuanya berstatus on the road Jakarta. Susunan ini menunjukkan S05 disiapkan untuk mengisi celah produk yang lebih terjangkau daripada S07 EV.

Strategi tersebut memperlihatkan bahwa Changan tidak hanya membidik konsumen kota besar. Untuk daerah, REEV menjadi jembatan yang menawarkan rasa berkendara mobil listrik tanpa menuntut kesiapan infrastruktur yang sama seperti EV murni.

Mengurangi ketergantungan pada SPKLU

Setiawan menyebut pemasangan charging di rumah sudah cukup membantu untuk pemakaian harian. Bagi konsumen daerah, kombinasi itu dinilai lebih sesuai dibanding mobil listrik murni yang masih sangat bergantung pada SPKLU.

Arah ini menunjukkan bagaimana Changan membaca pasar Indonesia dengan cara yang berbeda. Saat banyak merek masih fokus pada elektrifikasi di pusat kota, Changan melihat peluang besar di wilayah yang akses pengisian daya publiknya belum merata.

Source: otomotif.katadata.co.id
Berita Terbaru