Delapan Tanda Penyakit Serius Bisa Terlihat Dari Pemeriksaan Mata, Bukan Sekadar Soal Minus

Author: Redaksi Android62

Bukan hanya soal rabun atau kacamata, pemeriksaan mata juga bisa membuka petunjuk awal tentang penyakit serius di bagian tubuh lain. Di dalam mata, dokter dapat melihat pembuluh darah kecil dan jaringan retina yang sensitif terhadap perubahan aliran darah, tekanan, maupun kerusakan pembuluh.

Karena itu, temuan di mata kadang menjadi sinyal pertama sebelum penyakit lain sempat menimbulkan keluhan yang jelas. Katherine Hu, MD, dokter spesialis mata di John A. Moran Eye Center, menjelaskan bahwa kerusakan halus pada pembuluh darah mata dapat mencerminkan kondisi tubuh secara keseluruhan, bahkan ketika penyakit belum terasa.

Mata sebagai jendela awal kondisi tubuh

Dengan metode dilasi atau pelebaran pupil, dokter mata bisa memeriksa bagian dalam mata lebih jelas. Pemeriksaan ini memberi kesempatan untuk melihat retina dan pembuluh darah kecil yang sering menyimpan tanda awal gangguan pada organ lain.

Jaringan pembuluh darah di mata sangat kecil dan sensitif. Saat ada perubahan pada aliran darah, tekanan, atau struktur pembuluh, dampaknya sering lebih cepat terlihat di mata dibandingkan di bagian tubuh lain.

Stroke dan gangguan pembuluh darah

Salah satu temuan yang bisa terlihat di mata adalah endapan plak atau gumpalan darah pada arteri. Temuan ini penting karena dapat mengarah pada risiko stroke yang meningkat bila sumbatan itu berpindah ke otak.

Selain itu, hilangnya penglihatan tepi juga dapat memberikan petunjuk adanya kerusakan otak akibat stroke yang pernah terjadi sebelumnya. Dalam situasi seperti ini, pemeriksaan mata membantu membuka jalur dugaan lebih awal terhadap gangguan pembuluh darah besar.

Diabetes yang belum terdiagnosis

Diabetes memang dikenal luas sebagai penyebab gangguan penglihatan. Namun, tanda retinopati diabetik bisa muncul lebih dulu di mata, bahkan sebelum seseorang sadar bahwa dirinya mengidap diabetes.

Salah satu tanda yang dapat ditemukan adalah pembuluh darah kecil di retina yang bocor dan meninggalkan cairan berwarna kuning. Deteksi dini penting karena dapat membantu menjaga penglihatan sekaligus menekan risiko komplikasi yang lebih berat.

Tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi

Hipertensi yang tidak terkontrol dapat merusak jantung, otak, dan ginjal. Di mata, kondisi ini bisa tampak melalui bentuk pembuluh darah yang tidak normal atau adanya perdarahan di bagian belakang mata.

Kolesterol tinggi juga bisa meninggalkan jejak yang terlihat. Dokter mata dapat menemukan lingkaran berwarna kuning atau biru di sekitar kornea, yaitu lapisan bening di bagian depan mata.

Endapan kolesterol juga dapat muncul di pembuluh darah retina. Kondisi seperti ini perlu diperhatikan karena kolesterol tinggi dapat memicu masalah serius, termasuk stroke yang mengancam jiwa.

Penyakit jantung dan aliran darah ke retina

Retina membutuhkan suplai darah yang lancar agar dapat bekerja normal. Dengan alat pencitraan khusus, dokter dapat menilai apakah aliran darah ke retina menurun atau tersumbat.

Jika pembuluh kecil di mata mengalami gangguan, kondisi serupa juga bisa terjadi pada pembuluh darah lain di tubuh. Karena itu, perubahan pada retina dapat menjadi petunjuk awal adanya masalah pada jantung.

Kanker yang terdeteksi dari pemeriksaan mata

Dalam beberapa kasus, dokter mata menjadi pihak pertama yang mencurigai kanker pada kelopak mata atau permukaan mata. Namun, pemeriksaan mata juga dapat mengarah pada kecurigaan kanker dari bagian tubuh lain.

Referensi menyebut limfoma, leukemia, dan kanker payudara termasuk di antaranya. Pada kanker payudara, mata disebut sebagai salah satu lokasi yang paling umum untuk penyebaran tumor tanpa gejala, selain jaringan getah bening di area payudara.

Pemeriksaan mata karena itu tidak hanya membantu menilai penglihatan, tetapi juga memberi peluang untuk menemukan penyakit sistemik lebih awal. Temuan di mata memang tidak otomatis berarti seseorang pasti sakit, namun pemeriksaan rutin dapat membantu mengenali tanda awal sebelum kondisi berkembang lebih jauh.

Source: www.beritasatu.com
Berita Terbaru