Pilihan tablet Windows di kisaran Rp3 jutaan kini tidak lagi terasa serba terbatas. Di kelas ini, pengguna sudah bisa menemukan perangkat yang cukup ringkas untuk dibawa, tetapi tetap punya kemampuan menjalankan aplikasi desktop penuh untuk kerja harian.
Perubahan itu membuat tablet Windows makin relevan bagi orang yang butuh perangkat untuk rapat, mengetik dokumen, presentasi, hingga pekerjaan kreatif ringan. Dalam situasi kerja hibrida yang menuntut mobilitas, perangkat seperti ini mulai dipandang sebagai opsi utama, bukan sekadar pelengkap.
Ukuran layar dan bobot jadi pembeda utama
Bagi pengguna yang sering berpindah tempat, Chuwi Hi10 X1 muncul sebagai opsi paling hemat. Tablet ini punya bobot 610 gram, sehingga relatif nyaman dipakai sepanjang hari saat mobilitas menjadi prioritas.
Perangkat ini dibekali Intel Alder Lake N150, RAM 8 GB, dan SSD 256 GB. Layarnya berukuran 10,1 inci IPS dengan rasio 16:10, serta sudah mendukung Wi-Fi 6 dan Bluetooth 5.2, dengan harga sekitar Rp3,7 jutaan.
Di sisi lain, Advan Evo X13 menawarkan pendekatan yang lebih fokus pada kenyamanan visual. Panel IPS 13 inci beresolusi 2K dan dukungan 100% sRGB membuatnya lebih cocok untuk pengguna yang lama menatap layar saat bekerja.
Desain detachable pada model ini memungkinkan pemakaian sebagai tablet murni atau dipasangi keyboard magnetik untuk mode laptop tipis. Bobotnya 910 gram dengan ketebalan sekitar 1 cm, sehingga tetap masih mudah dibawa untuk kebutuhan harian.
Kelengkapan port dan ruang simpan ikut menentukan nilai pakai
Alldocube iWork 20 Pro menonjol karena port-nya tergolong lengkap untuk kelasnya. Perangkat ini membawa USB 3.0 full size, Micro HDMI, dan slot SSD M.2 SATA yang bisa di-upgrade sendiri.
Layarnya berukuran 10,5 inci Full HD+ dengan dukungan 100% sRGB. Kombinasi ini membuatnya masih menarik untuk editing foto ringan maupun presentasi profesional, apalagi perangkat ini sudah memakai Intel N100, RAM 8 GB, dan SSD 256 GB.
Harga Alldocube iWork 20 Pro berada di kisaran Rp5,8 juta hingga Rp6 juta, dan paket penjualannya sudah termasuk keyboard serta stylus. Bagi pengguna yang butuh fungsi kerja lebih lengkap tanpa harus menambah aksesori lagi, nilai ini menjadi salah satu daya tarik utamanya.
Layar besar untuk pekerjaan yang lebih padat
Advan Evo X16 mengambil posisi berbeda dengan mengutamakan layar yang lebih luas. Ukurannya 16 inci dengan resolusi 2,5K, sehingga memberi ruang kerja yang lega untuk desainer grafis, editor video, maupun pengguna yang sering membuka banyak jendela.
Tablet ini ditenagai Intel Core i3 Gen 1215U dan RAM 12 GB, sehingga lebih siap menghadapi multitasking berat. Sama seperti model detachable lain, perangkat ini juga bisa berpindah dari mode tablet ke mode laptop saat diperlukan.
Kelas premium untuk mobilitas tinggi
Di level yang lebih atas, Microsoft Surface Pro 12 menyasar pengguna yang ingin portabilitas dan performa sekaligus. Desainnya ultra tipis dengan ketebalan sekitar 0,33 inci dan bobot di bawah 1 kg, sehingga sangat mudah dibawa bepergian.
Perangkat ini memakai Snapdragon X Plus, RAM 16 GB, dan penyimpanan 512 GB. Microsoft juga membekalinya dengan Windows Hello berbasis sensor wajah, serta klaim daya tahan baterai lebih dari 17 jam dalam sekali pengisian.
Jika melihat seluruh pilihannya, Chuwi Hi10 X1 cocok untuk kebutuhan paling dasar, sementara Advan Evo X13 dan Alldocube iWork 20 Pro menawarkan keseimbangan menarik antara fungsi kerja dan portabilitas. Untuk pengguna yang memerlukan layar lebih besar atau tenaga lebih kuat, Advan Evo X16 dan Microsoft Surface Pro 12 menjadi model yang paling menonjol.







