Asus ExpertBook Ultra mencuri perhatian karena bobotnya disebut berada di bawah 1 kilogram, sementara harga yang beredar justru mendekati Rp40 juta. Kombinasi itu membuat laptop ini langsung masuk radar pengguna profesional yang mencari perangkat sangat ringan, tetapi tetap membawa spesifikasi kelas premium.
Dari bocoran yang beredar, ExpertBook Ultra diposisikan sebagai laptop bisnis untuk eksekutif, pekerja kreatif, dan profesional yang membutuhkan mobilitas tinggi. Dengan desain tipis, performa berbasis AI, dan layar kelas atas, perangkat ini terlihat disiapkan untuk mengisi segmen ultrabook premium.
Bodi sangat tipis untuk mobilitas kerja
Salah satu ciri paling menonjol dari ExpertBook Ultra ada pada bentuk fisiknya yang dikabarkan hanya setebal sekitar 11 mm. Ukuran ini membuatnya tampak seperti perangkat yang memang dirancang untuk dibawa berpindah tempat tanpa terasa merepotkan.
Bobot di bawah 1 kilogram menjadi nilai utama yang membedakannya dari banyak laptop bisnis lain. Asus juga disebut menggunakan material magnesium-aluminium pada bodinya, lalu menambahkan lapisan nano-ceramic agar perangkat tetap ringan, kuat, dan lebih tahan gores.
Mengandalkan Intel Core Ultra dan fitur AI
Di bagian performa, laptop ini dikabarkan memakai Intel Core Ultra Series terbaru. Prosesor itu dirancang untuk mengikuti kebutuhan komputasi modern yang semakin dekat dengan fitur kecerdasan buatan.
Sorotan utamanya ada pada dukungan NPU atau Neural Processing Unit yang disebut mampu mencapai puluhan TOPS. Kemampuan ini membuat ExpertBook Ultra diproyeksikan cocok untuk asisten pintar, pengolahan data otomatis, dan multitasking berat.
Intel Arc Graphics juga disebut masuk dalam paket spesifikasinya. Kehadiran grafis ini dipandang cukup untuk kebutuhan visual profesional ringan hingga menengah, termasuk presentasi visual dan pengolahan konten tertentu.
RAM besar dan penyimpanan cepat
Asus disebut menyiapkan RAM hingga 64GB LPDDR5x untuk ExpertBook Ultra. Kapasitas sebesar ini memberi ruang lebih lega untuk mengerjakan banyak aplikasi sekaligus tanpa cepat terasa penuh.
Penyimpanan internalnya juga dilaporkan memakai SSD generasi terbaru yang menawarkan kecepatan tinggi. Kombinasi RAM besar dan SSD cepat membuat laptop ini diperkirakan lebih stabil saat dipakai untuk pengolahan data, perpindahan aplikasi, dan pekerjaan kreatif.
Layar OLED kelas premium jadi daya tarik lain
Selain performa, sektor layar juga menjadi salah satu alasan laptop ini terlihat menyasar kelas atas. ExpertBook Ultra dikabarkan membawa panel OLED dengan resolusi hingga 3K dan refresh rate 120Hz.
Tingkat kecerahannya disebut mencapai 1400 nits, sementara akurasi warnanya juga diklaim tinggi. Spesifikasi seperti ini membuatnya relevan untuk kebutuhan desain grafis dan produksi visual yang mengutamakan tampilan tajam serta warna yang presisi.
Baterai besar dan dukungan pengisian cepat
Untuk mendukung pemakaian saat mobilitas tinggi, ExpertBook Ultra disebut membawa baterai sekitar 70Wh. Dalam bocoran yang beredar, daya tahannya diklaim bisa bertahan lebih dari 20 jam penggunaan.
Asus juga dikabarkan menambahkan fitur fast charging. Pengisian hingga 50 persen disebut bisa dilakukan dalam sekitar 30 menit, sehingga cocok untuk pengguna yang sering bekerja dengan jadwal padat.
Konektivitas lengkap untuk kebutuhan profesional
Di sisi konektivitas, laptop ini disebut sudah mendukung Thunderbolt 4, HDMI 2.1, dan Wi-Fi 7. Dukungan tersebut menunjukkan bahwa perangkat ini memang diarahkan untuk penggunaan profesional yang butuh koneksi cepat dan fleksibel.
Fitur keamanannya juga diklaim berada di level enterprise. Hal itu sejalan dengan target pasar utamanya, yakni kalangan korporat dan pengguna profesional yang menempatkan keamanan sebagai salah satu pertimbangan penting.
Harga masih menunggu pengumuman resmi
Hingga saat ini, Asus belum mengumumkan harga resmi ExpertBook Ultra untuk pasar global maupun Indonesia. Meski begitu, sejumlah bocoran menempatkan banderolnya di kisaran Rp25 juta hingga Rp40 juta.
Perbedaan harga itu diyakini bergantung pada konfigurasi memori, penyimpanan, dan spesifikasi lain. Jika bocoran tersebut benar, posisi harga itu masih sejalan dengan bodi premium, layar OLED kelas atas, prosesor Intel Core Ultra, dan dukungan fitur AI yang dibawanya.







