DKI Jakarta dan Jawa Timur Masih Terlalu Kuat, Papan Atas Loncat Indah Kejurnas Akuatik Langsung Panas

Hari pertama Kejurnas Akuatik 2026 di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, langsung menghadirkan peta persaingan yang ketat di loncat indah. DKI Jakarta dan Jawa Timur sama-sama menguasai banyak nomor, sementara Kalimantan Selatan dan Sumatera Selatan ikut meramaikan perebutan medali.

Sorotan paling besar datang dari dominasi dua kontingen utama yang silih berganti merebut podium tertinggi. Di sejumlah nomor, hasil akhir bahkan hanya terpaut tipis, sehingga persaingan antardaerah terasa hidup sejak sesi pembuka.

Jawa Timur dan DKI Jakarta saling menekan

Jawa Timur membuka perhatian lewat Yovy Surya Wahyu Nur Ariffin dan Linar Betiliana yang merebut emas di Menara Synchro Mixed dengan skor 197.10. Mereka mengungguli duet Kalimantan Selatan, M Akbar Tawakal Sayyidina Lee dan Siti Kinasih, yang mengumpulkan 185.13 poin.

DKI Jakarta juga tidak tinggal diam. Muhammad dan Khairunnisa Khairunnisa menutup nomor itu di posisi ketiga dengan 181.35 poin, lalu kontingen yang sama kembali tampil kuat di nomor lain.

Di 1M Terbuka Putra, Adityo Restu Putra dari DKI Jakarta naik ke podium tertinggi dengan 328.15 poin. Jawa Timur menempel lewat Muhammad Aditya Perwira di posisi kedua dan Yovy Surya Wahyu Nur Ariffin di posisi ketiga.

Persaingan serupa kembali terlihat pada Menara Synchro Putra. Adityo Restu Putra bersama Andriyan membawa DKI Jakarta merebut emas dengan 293.73 poin, sedangkan pasangan Jawa Timur, Yovy Surya Wahyu Nur Ariffin dan Muhammad Aditya Perwira, finis kedua dengan 247.26 poin.

Atlet muda ikut memberi warna

Nomor kelompok umur ikut menghasilkan kejutan dari luar Pulau Jawa. Ahmad Faiz Alfarizqy dari Sumatera Selatan tampil paling baik di 3M KUB Putra dan mengamankan emas dengan 330.75 poin.

Hasil itu menunjukkan bahwa persaingan tidak hanya bergantung pada nama-nama unggulan dari DKI Jakarta dan Jawa Timur. Kalimantan Selatan dan Jawa Timur juga masuk tiga besar pada nomor tersebut, sehingga peta persaingan terasa lebih terbuka.

Di sektor putri kelompok umur, Tiara Attalya Eddrieka Adiyoso dari DKI Jakarta menjuarai 3M KUB Putri dengan 199.40 poin. Maheswari Galuh Nastiti dari Jawa Timur berada di posisi kedua dengan 188.15 poin, disusul Rana Risqula dari Sumatera Selatan dengan 183.75 poin.

Gladies Lariesa kembali jadi tumpuan Jawa Timur

Nama Gladies Lariesa Garina kembali mencuri perhatian di sektor putri. Atlet Jawa Timur itu merebut emas Menara Terbuka Putri dengan 223.80 poin, lalu melanjutkannya dengan gelar lain bersama Linar Betiliana di Menara Synchro Putri.

Pada nomor synchro putri tersebut, duet Jawa Timur itu mencatat 207.33 poin. Mereka meninggalkan pasangan DKI Jakarta, Khairunnisa Khairunnisa dan Nadia Loemongga Sitorus, yang membukukan 166.38 poin.

Jawa Barat mengisi posisi ketiga lewat Fani Rianti Aulia dan Chelsea Salsabillah Purnomo dengan 150.24 poin. Hasil ini menegaskan bahwa Jawa Timur masih sangat kuat di sektor putri, sementara DKI Jakarta tetap menempel ketat di banyak nomor.

Daftar hasil penting hari pertama

Di 3M KUC Putra, Bagas Naufal Satriaji dari DKI Jakarta meraih emas dengan 198.10 poin. Mirza Syawali Rizky dari Kalimantan Selatan berada di posisi kedua dengan 189.35 poin, sedangkan Hilman Hakim Nasution dari DKI Jakarta menempati tempat ketiga dengan 181.05 poin.

Pada 3M KUC Putri, Sifa Kartika Putri dari Jawa Timur menjadi yang terbaik dengan 178.75 poin. Adiba Aqila Shaqille dari DKI Jakarta finis kedua dengan 114.75 poin, disusul Naila Azmi Lutfiah dari Jawa Barat dengan 80.45 poin.

Nomor 1M KUA Putra dimenangi Muhammad dari DKI Jakarta dengan 353.85 poin. Matthew Andrian Kusumawardhana dari Jawa Timur menyusul dengan 348.05 poin, sementara Hafiz Zio Abdullah dari Sumatera Selatan berada di urutan ketiga dengan 318.00 poin.

Di 1M KUA Putri, Nadia Loemongga Sitorus dari DKI Jakarta keluar sebagai juara dengan 226.45 poin. Kayla Luthfiyah dari Pari Sakti Diving Club menempati posisi kedua dengan 218.25 poin, dan Nazra Fadila dari Sumatera Selatan melengkapi tiga besar dengan 190.20 poin.

Hasil hari pertama ini langsung membentuk persaingan menuju gelar juara umum. Jawa Timur dan DKI Jakarta sama-sama membawa modal kuat, sedangkan Kalimantan Selatan dan Sumatera Selatan masih punya peluang untuk menambah podium pada nomor berikutnya.

Source: www.viva.co.id

Berita Terkait