Kodaeral VIII Manado Siapkan Personel Hadapi Perang Narasi di Ruang Digital

Kodaeral VIII Manado menegaskan kesiapan personelnya menghadapi perang narasi di ruang digital melalui pembahasan multidomain intelligence dan pengelolaan isu di media sosial. Fokus ini dinilai semakin penting karena arus informasi kini dapat memengaruhi stabilitas keamanan dan kepentingan nasional.

Di tengah perubahan bentuk ancaman yang tidak lagi bertumpu pada kekuatan fisik semata, media sosial berkembang menjadi arena strategis yang memengaruhi opini publik. Pembentukan persepsi, penyebaran narasi, dan operasi informasi kini menjadi bagian dari tantangan keamanan modern yang harus dihadapi secara serius.

Untuk memperkuat pemahaman tersebut, Kodaeral VIII menggelar sharing session bertema “Multidomain Intelligence: Strategi Pengelolaan Isu di Media Sosial dalam Operasi Informasi Modern”. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Safriady, pemerhati isu strategis sekaligus Doktor Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran, sebagai narasumber utama.

Intelijen Multidomain Jadi Sorotan

Dalam pemaparannya, Safriady menekankan bahwa kemampuan intelijen multidomain menjadi kebutuhan utama dalam menghadapi isu yang bergerak cepat di ruang digital. Organisasi perlu mampu mendeteksi, menganalisis, dan merespons perkembangan informasi agar tidak tertinggal dari perubahan lingkungan strategis yang sangat dinamis.

Ia juga menyoroti bahwa ancaman saat ini hadir dalam berbagai domain secara bersamaan. Di satu sisi, ada tantangan keamanan maritim yang menuntut kewaspadaan tinggi, sementara di sisi lain, arus informasi di media sosial dapat memicu persepsi yang berdampak lebih luas.

Disinformasi, Kecerdasan Buatan, dan Kesadaran Situasional

Diskusi yang berlangsung interaktif membahas sejumlah isu aktual, mulai dari disinformasi, perang narasi, hingga penggunaan kecerdasan buatan dalam operasi informasi. Topik lain yang mengemuka adalah kebutuhan membangun kesadaran situasional di tengah derasnya arus informasi global.

Pembahasan itu menunjukkan bahwa operasi informasi modern tidak cukup mengandalkan kecepatan penyampaian pesan. Keakuratan membaca situasi, kemampuan memilah informasi, dan ketepatan merespons isu menjadi faktor penting untuk menjaga kredibilitas serta ketahanan informasi.

Penguatan Kapasitas Personel Kodaeral VIII

Kegiatan tersebut dihadiri Komandan Kodaeral VIII Laksamana Muda TNI Dery Triesananto Suhendi, Wadan Koderal VIII Laksma TNI Tony Herdjanto, para asisten, komandan satuan, dan perwira jajaran Kodaeral VIII. Kehadiran para pejabat itu memperlihatkan perhatian terhadap penguatan kapasitas personel dalam membaca ancaman yang kian kompleks.

Melalui forum ini, Kodaeral VIII menegaskan komitmennya untuk meningkatkan wawasan strategis personel agar lebih adaptif menghadapi tantangan maritim dan informasi. Dalam konteks kawasan Indo-Pasifik yang dinamis, penguasaan intelijen multidomain menjadi salah satu bekal penting untuk menjaga kesiapsiagaan.

Source: www.medcom.id

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer