Dunia Menyambut Jaecoo J5 EV Dalam 9 Bulan, Indonesia Ikut Terdorong Harga Rp 299 Juta

Dalam sembilan bulan sejak debut publiknya, Jaecoo J5 EV disebut mampu mencatat rata-rata penjualan 20.000 unit per bulan di pasar global. Angka itu membuat SUV listrik ini langsung menonjol di tengah persaingan kendaraan listrik yang semakin ramai, sekaligus memperkuat posisi Jaecoo sebagai nama yang sedang naik daun di banyak negara.

Di Indonesia, minat terhadap J5 EV juga bergerak cepat. Varian tertingginya ditawarkan mulai Rp 299 juta, dengan format SUV kompak dua baris dan desain premium yang membuat model ini terlihat pas untuk pembeli yang mencari mobil listrik modern dengan nilai kompetitif.

Kombinasi harga dan tampilan menjadi salah satu alasan utama model ini cepat menarik perhatian. J5 EV tidak hanya hadir sebagai mobil listrik, tetapi juga membawa karakter SUV yang dianggap berbeda di kelasnya karena tampilannya lebih premium.

Respons pasar di Tanah Air terlihat dari catatan penjualan yang langsung tinggi setelah mobil ini masuk radar konsumen. Pada Januari 2026, J5 EV disebut terjual 1.942 unit, lalu naik menjadi 2.926 unit pada Februari, sebelum mencatat 2.775 unit pada Maret.

Pola tersebut menunjukkan bahwa minat terhadap J5 EV tidak berhenti pada fase awal peluncuran. Mobil ini tetap mendapat sambutan kuat meski pasar mobil listrik dipenuhi banyak pilihan baru dengan karakter dan harga yang beragam.

Di tengah kondisi itu, J5 EV tampak menemukan ceruknya sendiri. Konsumen tampaknya melihat model ini sebagai SUV listrik yang menawarkan keseimbangan antara harga, desain, dan kesan premium yang sulit diabaikan.

Dorongan kuat dari nama besar Omoda-Jaecoo

Performa J5 EV di Indonesia tidak bisa dilepaskan dari laju induknya, Omoda-Jaecoo, yang juga sedang tumbuh cepat di pasar global. Entitas OMODA&JAECOO disebut sudah menembus penjualan 1 juta unit secara global dalam waktu tiga tahun sejak lahir pada 2023.

Pencapaian itu disebut sebagai rekor yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi sebuah merek mobil. Tonggak tersebut bahkan dirayakan saat pembukaan booth Chery Group di Beijing Autoshow 2026, yang menegaskan ekspansi agresif mereka di industri otomotif dunia.

Skala pertumbuhan itu juga terlihat dari volume penjualan bulanannya. Pada Maret 2026, Omoda-Jaecoo disebut mampu mencatat sekitar 60.000 unit per bulan, menandakan bisnis mereka bergerak kencang di banyak pasar sekaligus.

Jaringan luas ikut menopang pertumbuhan

Percepatan tersebut tidak lepas dari penguatan jaringan distribusi. Produk-produk Omoda-Jaecoo kini hadir di 69 pasar utama dunia dengan dukungan 1.300 dealer.

Jangkauan itu membantu mereka menjaga akses konsumen, memperkuat distribusi, dan memperluas promosi di berbagai negara. Dengan fondasi seperti ini, pertumbuhan merek tampak berjalan sebagai ekspansi yang konsisten, bukan sekadar lonjakan sesaat.

Jejak mereka di Eropa juga cukup nyata. Dalam dua tahun sejak hadir, Omoda-Jaecoo telah masuk ke 16 negara Eropa dan mengumpulkan penjualan kumulatif 220.000 unit dalam sekitar dua tahun lebih.

Inggris Raya jadi salah satu pasar yang menonjol

Salah satu capaian yang paling mencuri perhatian datang dari Inggris Raya. Di sana, Omoda-Jaecoo disebut meraih 2 persen pangsa pasar hanya dalam sembilan bulan.

Hasil itu bahkan membawa mereka masuk ke daftar 10 mobil paling laris di Inggris Raya. Capaian ini menunjukkan bahwa penerimaan pasar terhadap merek tersebut cukup kuat, terutama ketika konsumen Eropa makin terbuka pada pilihan kendaraan elektrifikasi.

Kondisi serupa ikut tercermin pada J5 EV sebagai produk. Model ini disebut terjual rata-rata 20.000 unit per bulan di seluruh dunia hanya dalam sembilan bulan sejak debut publiknya, sebuah angka yang memperlihatkan daya tariknya di level global.

Dengan penjualan yang cepat di Indonesia, volume global yang besar, serta dukungan jaringan yang luas, Jaecoo J5 EV kini berdiri sebagai salah satu produk paling menonjol dari merek yang sedang mempercepat ekspansi di berbagai wilayah. Mobil ini masuk ke pasar dengan modal harga yang kompetitif, desain yang kuat, dan reputasi merek yang terus menguat di Indonesia, Eropa, serta pasar utama lain di dunia.

Source: oto.detik.com

Berita Terkait