Ecovacs Deebot X12 OmniCyclone Tampil Kuat di Mop, Tapi Vacuuming Masih Tertinggal

Di kelas flagship yang dibanderol £1,249 atau $1,499, Ecovacs Deebot X12 OmniCyclone justru paling meyakinkan saat menangani pengepelan dan aplikasi. Pada saat yang sama, performa vacuuming-nya masih belum cukup kuat untuk menyingkirkan para rival utama di segmen yang sama.

Posisi harga itu menempatkannya di tengah persaingan ketat, dengan Dreame Matrix10 Ultra sedikit lebih mahal dan Roborock Saros 20 sedikit lebih murah. Paket penjualan sudah mencakup robot vacuum, docking station, serta cleaning solution untuk fungsi mop.

Kontrol aplikasi menjadi nilai jual utama

Salah satu keunggulan paling menonjol dari X12 OmniCyclone ada pada aplikasinya yang rapi dan mudah dipahami. Robot bahkan bisa diberi nama, dan unit uji disebut “Vinnie” agar dapat dipanggil lewat perintah suara untuk mulai membersihkan atau mengecek baterai.

Pembaruan firmware juga terasa praktis karena muncul sebelum pemakaian pertama dan bisa dipasang hanya dalam sekitar lima menit. Setelah itu, pembaruan berikutnya dapat diatur agar terunduh dan terpasang otomatis pada malam hari.

Aplikasi Ecovacs turut menawarkan mode AI agent yang dapat mempelajari kebiasaan rumah tangga lalu menyesuaikan mode pembersihan serta jadwal secara otomatis. Selain itu, Yiko hadir sebagai asisten AI yang bisa menerima instruksi spesifik, termasuk perintah untuk membersihkan area tertentu di rumah.

Pemetaan rumah dan navigasinya cukup pintar

Dalam pemetaan otomatis, X12 tampil meyakinkan. Peta yang dihasilkan berwarna, setiap ruang diberi nama otomatis, dan pengguna tetap bisa mengedit nama ruangan jika sistem keliru mengenalinya.

Robot ini juga mampu mendeteksi karpet, karpet kecil, dan alas lantai tanpa bantuan pengguna. Pengaturan lanjutan tetap tersedia, mulai dari menggeser dinding peta, menambah area berkarpet, membuat no-spray zone, hingga menetapkan batas virtual.

Di penggunaan harian, perangkat ini bergerak lincah di sekitar kitchen island, sofa, meja TV, tanaman, dan meja makan. Ia sempat sedikit kesulitan di antara kaki kursi, tetapi tetap bisa keluar sendiri dan tidak pernah benar-benar tersangkut.

Vacuuming cukup baik, tetapi belum paling meyakinkan

Untuk pembersihan rutin, X12 bekerja tenang dan stabil. Tingkat kebisingannya berada di kisaran 51–54dB di lantai keras dan 55–65dB di karpet, sehingga masih jauh lebih senyap daripada vacuum tradisional.

Mesin ini memiliki empat level hisap, dan level standar sudah memadai untuk remah serta bulu kucing. Saat masuk ke karpet, daya hisapnya otomatis meningkat agar hasil pembersihan tetap konsisten di serat.

Masalah mulai terlihat ketika kotoran yang dihadapi lebih besar. Dalam pengujian 20g beras, masih ada sedikit butiran yang tertinggal dan terasa di bawah kaki, sementara pada uji Cheerios robot cenderung menghindari area tumpahan yang lebih padat.

Dalam skenario tersebut, sejumlah butir yang berhasil terangkat juga tidak semuanya ikut tersedot keluar dari bin robot saat kembali ke dock. Akibatnya, pembersihan manual tetap dibutuhkan dan sisi praktisnya berkurang.

Mop menjadi bagian yang paling impresif

Di sisi pengepelan, X12 terlihat jauh lebih kuat. Roller mop Ozmo Roller 3.0 memberikan cakupan merata di lantai keras tanpa membuat permukaan terlalu basah, sehingga lantai cepat kering.

Teknologi FocusJet menambah kemampuan saat menghadapi noda yang lebih sulit, termasuk ketchup kering. Sistem ini mendeteksi noda lalu menyemprotkan cleaning solution dari dua nozzle di bagian depan sebelum proses mengepel dimulai.

TruEdge juga membantu roller mop menjangkau area dekat skirting board, sudut, dan tepian yang sulit dijangkau. Setelah selesai, base station mencuci roller, mengeringkannya, dan pada proses yang sama juga bisa mengisi ulang baterai hingga 13%–14% dalam sekitar tiga menit.

Desain premium, namun stasiunnya besar

Secara tampilan, robot dan docking station terasa premium serta kokoh. Namun bagian depan robot yang mengilap mudah menangkap debu dan sidik jari, sehingga perlu dilap sesekali agar tetap terlihat bersih.

Dock-nya juga lebih besar daripada beberapa pesaing karena menggunakan desain bagless dengan cyclone dust bin. Di sisi lain, desain ini membuat pengosongan kotoran menjadi mudah, bersih, dan tanpa dust bag, dengan kapasitas yang cukup untuk beberapa sesi pembersihan penuh di rumah.

Ada pula catatan kecil dalam pemakaian harian. Robot kadang menjatuhkan serpihan di ramp stasiun setelah siklus selesai, sehingga area itu perlu dirapikan manual.

Unboxing dan setup sendiri tergolong sederhana berkat panduan cepat satu lembar, aplikasi gratis di ponsel, serta panduan suara dari perangkat. Meski begitu, kabel daya stasiunnya hanya 1,5 meter, jadi posisi dock harus dekat stopkontak dan ruang yang disediakan juga perlu cukup besar.

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer