Elkan Baggott menjadi salah satu alasan utama Timnas Indonesia menutup laga kontra Mozambik tanpa kebobolan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Bek milik Ipswich Town itu tampil disiplin sejak menit awal dan membantu Indonesia menang 1-0 lewat gol cepat Ole Romeny pada menit ke-11.
Dalam pertandingan FIFA Matchday Juni 2026 itu, Baggott dipercaya mengisi skema tiga bek bersama Rizky Ridho dan Kevin Diks. Posisi tersebut menuntut ketenangan tinggi, dan Baggott menjawabnya dengan penempatan posisi yang rapi serta kerja defensif yang konsisten.
Angka yang Menegaskan Pengaruhnya
Kontribusi Baggott di lini belakang terlihat jelas dari data pertandingan. Lapangbola mencatat dirinya membukukan dua tekel sukses, sembilan sapuan, dan lima kemenangan duel udara.
Catatan itu memperlihatkan bagaimana ia menjaga area berbahaya tetap terkendali saat Mozambik berusaha menekan. Peran tersebut membuat serangan lawan sulit berkembang dan pertahanan Indonesia tetap stabil sepanjang laga.
Pujian Langsung dari John Herdman
Setelah pertandingan, John Herdman memberi apresiasi kepada para pemain yang tampil menonjol, termasuk Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen, Marselino Ferdinan, dan Joey Pelupessy. Namun, sorotan khusus ia berikan kepada Baggott yang disebutnya bekerja keras sebagai benteng terakhir di belakang.
“Saya bangga kepada Ole. Sangat menyenangkan melihat dia bermain dengan bebas dan menikmati sepak bolanya,” kata Herdman seusai laga. Ia kemudian menambahkan bahwa Baggott “benar-benar menjadi pejuang di lini belakang” dan menjaga garis pertahanan dengan sangat baik.
Pernyataan itu sejalan dengan penampilan Baggott yang memang tampil menonjol sejak awal. Kepercayaan pelatih dibayar dengan performa yang ikut menjaga keunggulan tipis Indonesia sampai peluit akhir.
Modal Kepercayaan dari Dua Clean Sheet
Kemenangan atas Mozambik juga melanjutkan tren positif Indonesia pada FIFA Matchday Juni 2026. Sebelumnya, Elkan Baggott kembali menunjukkan kekuatan saat Indonesia menang 3-0 atas Oman dan membantu tim mencatat clean sheet kedua secara beruntun.
Rangkaian hasil tersebut menunjukkan bahwa lini belakang Indonesia mulai menemukan kestabilan. Baggott menjadi bagian penting dari proses itu karena ia mampu menjaga koordinasi, memenangi duel, dan meredam ancaman lawan pada momen penting.
Herdman menilai timnya pantas bangga dengan dua hasil terakhir, tetapi ia juga mengingatkan agar para pemain tetap rendah hati. Ia menegaskan masih ada agenda besar yang menanti, mulai dari Piala AFF 2026 pada Juli mendatang, FIFA Matchday September, hingga Piala Asia 2027 pada Januari tahun depan.
Dengan performa yang konsisten, Elkan Baggott kembali menegaskan perannya sebagai salah satu pilar penting Timnas Indonesia. Pujian “pejuang sejati” dari Herdman lahir dari kerja nyata di lapangan, terutama saat Indonesia membutuhkan ketegasan untuk menjaga gawang tetap steril.
