Pertarungan Anthony Joshua melawan Tyson Fury disebut harus digelar di Inggris, kecuali ada perubahan dalam perjanjian yang sudah disepakati kedua pihak. Klausul itu membuat opsi pemindahan laga ke luar negeri, termasuk Amerika Serikat, tidak bisa dilakukan begitu saja.
Promotor Anthony Joshua, Eddie Hearn, menegaskan batasan tersebut saat membahas perkembangan duel kelas berat yang makin mendekati kenyataan. Ia menyebut lokasi pertarungan tidak dapat dipindahkan tanpa perubahan kontrak yang disetujui bersama.
Opsi Amerika Serikat sempat masuk pembahasan
Sebelum klausul itu menjadi sorotan, sejumlah arena besar di Amerika Serikat sempat disebut dalam pembicaraan lokasi. SoFi Stadium di Los Angeles dan MGM Grand Garden Arena di Las Vegas termasuk di antara tempat yang dikaitkan dengan laga tersebut.
Namun, spekulasi itu langsung tertahan oleh isi perjanjian. Cuaca dingin di Inggris pada akhir tahun juga sempat mendorong dugaan bahwa laga akan dipindahkan, tetapi skenario itu tetap bergantung pada kesepakatan baru dari kedua kubu.
Agenda sebelum duel utama sudah disusun
Joshua vs Fury disebut akan berlangsung pada November 2026. Sebelum duel utama itu, kedua petinju dijadwalkan menjalani laga pemanasan agar tetap aktif dan menjaga ritme bertanding.
Anthony Joshua akan lebih dulu menghadapi Kristian Prenga pada 25 Juli mendatang. Tyson Fury juga diproyeksikan turun ring lebih dulu dalam satu pertandingan sebelum akhirnya bertemu Joshua.
Susunan agenda tersebut menunjukkan bahwa pertarungan besar ini dipersiapkan secara bertahap. Dalam dunia tinju, pola seperti itu kerap menjadi tanda bahwa duel utama benar-benar sedang diarahkan ke panggung besar.
Persaingan promosi ikut memanaskan situasi
Di luar urusan lokasi, perebutan hak promosi juga ikut menarik perhatian. Presiden UFC, Dana White, mengklaim dirinya akan terlibat dalam promosi Joshua vs Fury melalui proyek Zuffa Boxing.
Klaim itu dibantah oleh promotor Tyson Fury, Frank Warren. Ia menyebut ada klausul kontrak yang tidak mengizinkan Zuffa Boxing mengambil bagian dalam promosi pertarungan tersebut.
Perdebatan ini menambah lapisan drama di luar ring karena laga Joshua dan Fury memiliki nilai besar secara olahraga dan bisnis. Status keduanya sebagai mantan juara dunia kelas berat membuat setiap detail kontrak dan promosi ikut disorot.
Alasan duel ini terus dinanti
Pertemuan Joshua dan Fury sudah lama dianggap sebagai salah satu pertarungan paling ditunggu dalam sejarah tinju Inggris. Dua nama besar itu membawa gengsi tinggi dan berpotensi memengaruhi peta persaingan kelas berat secara luas.
Jika tidak ada hambatan tambahan, laga ini diprediksi menjadi salah satu tontonan terbesar di dunia tinju. Antusiasme publik juga diperkirakan tinggi karena duel tersebut mempertemukan dua figur yang selama ini terus dibandingkan dan dinanti untuk benar-benar berhadapan di atas ring.
