Peluang AS Roma menuju Liga Champions kini berada di titik yang sangat rawan. Saat menjamu Fiorentina di Stadio Olimpico, tim asuhan Gian Piero Gasperini tidak punya ruang untuk kehilangan angka lagi karena persaingan di papan atas Serie A masih sangat ketat.
Roma saat ini menempati peringkat keenam dengan koleksi 61 poin dari 34 pertandingan. Tambahan tiga poin akan membuat mereka menyalip Como di posisi kelima dan sekaligus memangkas jarak dengan Juventus yang berada di urutan keempat.
Laga pekan ke-35 ini terasa seperti ujian yang menentukan arah akhir musim Roma. Satu hasil imbang saja bisa membuat langkah mereka menuju zona Liga Champions semakin berat.
Di atas kertas, modal Roma sebenarnya cukup menjanjikan. Mereka baru saja menang 2-0 atas Bologna pada pekan sebelumnya dan tampil stabil di kandang.
Catatan di Olimpico juga mendukung rasa percaya diri tuan rumah. Roma belum kalah di stadion itu sejak November, dengan tujuh kemenangan dan tiga hasil imbang dari 10 laga terakhir.
Namun, Gasperini tetap menyoroti satu masalah yang belum tuntas, yaitu fokus tim pada menit-menit akhir pertandingan. Situasi itu membuat Roma harus bermain lebih presisi, terutama ketika laga memasuki fase penentuan.
Fiorentina tetap membawa ancaman
Meski berada di peringkat ke-15 dengan 37 poin, Fiorentina tidak datang sebagai lawan yang mudah ditaklukkan. Mereka hanya menelan satu kekalahan dari 11 pertandingan terakhir di liga, sebuah catatan yang menunjukkan kestabilan permainan mereka.
Kondisi itu membuat Fiorentina tetap punya alasan untuk percaya diri saat bertandang ke Roma. Mereka juga sedang berupaya memperbaiki posisi di klasemen, sehingga laga ini tetap penting bagi kedua kubu.
Pertemuan Roma dan Fiorentina dalam beberapa musim terakhir pun kerap berjalan intens. Duel seperti ini sering ditentukan oleh detail kecil, bukan hanya dominasi permainan semata.
Roma diperkirakan akan lebih menekankan penguasaan bola dan efektivitas bola mati. Di sisi lain, Fiorentina berpeluang mengandalkan transisi cepat dan serangan dari sayap untuk mengganggu ritme tuan rumah.
Kabar pemain dan dampaknya
Roma tidak tampil dengan kekuatan penuh karena Neil El Aynaoui harus absen. Fiorentina juga kehilangan Nicolas Valentini di lini belakang.
Di tengah absennya beberapa pemain, Roma mendapat kabar baik dari Manu Kone dan Paulo Dybala. Keduanya telah dinyatakan bugar dan bisa menambah kualitas di lini tengah serta lini serang.
Kehadiran dua pemain itu penting bagi Roma yang membutuhkan variasi untuk membongkar pertahanan lawan. Gasperini pun menyebut seluruh pemain menunjukkan dedikasi tinggi selama latihan.
Ia juga menilai skuadnya masih memiliki ruang untuk berkembang. Menurutnya, perkembangan itu bukan hanya datang dari pemain muda, tetapi dari seluruh elemen tim yang terus bekerja keras.
Tekanan yang tidak bisa dihindari
Dengan klasemen yang masih rapat, setiap laga kini punya bobot besar bagi Roma. Target empat besar belum tertutup, tetapi peluangnya kian menipis jika mereka gagal memaksimalkan laga kandang seperti ini.
Fiorentina datang dengan tren yang cukup stabil, sementara Roma dipaksa tampil efisien dari awal sampai akhir. Di hadapan publik Olimpico, kemenangan menjadi hasil yang wajib dikejar agar asa ke Liga Champions tetap terjaga.
