Empat Tewas di Sibolangit, Unggahan Keluarga Anton Simorangkir Kini Jadi Kenangan

Author: Redaksi Android62

Kecelakaan beruntun di Jalan Jamin Ginting, Desa Suka Makmur, Kecamatan Sibolangit, Deli Serdang, menewaskan empat orang pada Jumat, 17 Juli 2026. Insiden tersebut juga menyebabkan sedikitnya delapan orang mengalami luka dan membutuhkan penanganan medis.

Salah satu korban meninggal ialah Anton Simorangkir, pengusaha layanan fotokopi dan ponsel yang dikenal dekat dengan keluarga. Setelah kabar duka menyebar, unggahan kebersamaannya dengan istri dan anak kembali diperhatikan sebagai kenangan terakhir di media sosial.

Evakuasi Korban dan Penanganan Medis

Petugas kepolisian bersama tim medis mendatangi lokasi kecelakaan untuk mengevakuasi para korban sekaligus mengatur arus kendaraan. Proses penanganan di ruas Jalan Jamin Ginting berlangsung bersamaan dengan olah tempat kejadian perkara.

Keterangan Jumlah Penanganan
Korban meninggal dunia 4 orang Dievakuasi dari lokasi kejadian
Korban luka Sedikitnya 8 orang Ditangani di fasilitas kesehatan

Seluruh korban sempat dibawa ke Puskesmas Sibolangit setelah dievakuasi dari lokasi kejadian. Korban yang memerlukan perawatan lanjutan kemudian dirujuk ke RSUP H. Adam Malik Medan.

Menurut Viva, aparat melakukan olah tempat kejadian perkara setelah tahapan evakuasi berlangsung. Pengamanan lalu lintas juga dilakukan agar penanganan kecelakaan tidak semakin mengganggu mobilitas di jalur tersebut.

Jejak Kebersamaan yang Kembali Dikenang

Anton Simorangkir meninggalkan seorang istri, Riska Ginting, serta seorang anak. Jenazahnya tiba di rumah duka pada Jumat malam, 17 Juli 2026.

Di akun media sosialnya, Anton beberapa kali membagikan momen sederhana bersama keluarga. Salah satu unggahan di TikTok memuat keterangan “Family Time” yang menggambarkan arti penting kebersamaan bagi dirinya.

Unggahan tersebut kini mendapat perhatian karena memperlihatkan kehidupan keluarga yang sebelumnya dibagikan secara biasa. Foto-foto Anton bersama Riska dan anaknya pun kembali beredar di antara komentar belasungkawa.

Anton juga pernah menulis keterangan bernada bercanda di Instagram mengenai istri dan kegemarannya pada sepak bola. Ia menulis, “Kata istriku dia yang utama, sepak bola nomor sekian, ku iyakan aja. Padahal nyatanya enggak, untuk istriku nggak pantai baca, jadi aman aja.”

Selain mengunggah kegiatan keluarga, Anton beberapa kali membagikan momen bermain sepak bola bersama rekan-rekannya. Rekam jejak digitalnya juga memuat kebersamaan di gereja setelah beribadah.

Duka dari Lingkungan Sekitar

Di lingkungan Sibolangit, Anton dikenal sebagai pemilik usaha fotokopi dan layanan ponsel. Sejumlah orang yang mengenalnya menyebut ia sebagai pribadi yang bertanggung jawab terhadap keluarganya.

Kolom komentar media sosial Anton dipenuhi pesan simpati dari warga dan warganet. Salah satu pengguna menulis, “RIP Anton Simorangkir. Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan.”

Warganet lain menyoroti unggahan keluarga yang disebut baru dibagikan beberapa hari sebelum kecelakaan terjadi. Ada pula komentar dari seseorang yang mengaku mengenalnya sebagai pemilik usaha fotokopi Anton di Bandar Baru.

Perhatian terhadap Anton muncul di tengah duka atas kecelakaan yang menelan empat korban jiwa tersebut. Bagi keluarga yang ditinggalkan, unggahan sederhana tentang kebersamaan kini menjadi bagian dari kenangan yang tidak tergantikan.

Source: www.viva.co.id
Berita Terbaru