Engsel Masih Jadi Hambatan Utama, iPhone Lipat Apple Bisa Makin Lama Meluncur

Author: Redaksi Android62

Apple belum bergerak ke tahap yang paling menentukan untuk iPhone lipat. Hambatan utamanya justru ada pada engsel, komponen yang harus mampu menahan buka-tutup berulang tanpa cepat aus.

Situasi ini membuat arah peluncuran perangkat tersebut kembali menggantung. Bahkan, jika standar internal Apple belum terpenuhi, jadwal rilisnya disebut bisa tertunda tanpa batas waktu.

Engsel masih menjadi titik paling sensitif

Memontary Digital di Weibo melaporkan bahwa Apple belum puas dengan ketahanan engsel yang sedang dikembangkan. Sorotan itu penting karena engsel adalah bagian inti pada ponsel lipat dan langsung menentukan daya tahan perangkat secara keseluruhan.

Masalah keausan mekanis menjadi perhatian utama karena komponen ini akan bekerja terus-menerus saat perangkat dipakai. Jika performanya tidak kuat, pengalaman penggunaan bisa menurun lebih cepat dan umur pakai perangkat ikut terdampak.

Dengan posisi seperti itu, hambatan Apple bukan terletak pada konsep ponsel lipatnya. Yang belum selesai justru kesiapan komponen inti yang menjadi penentu apakah produk layak masuk pasar.

Apple tampak memilih menunggu

Sikap tersebut sejalan dengan kebiasaan Apple yang biasanya tidak terburu-buru merilis produk baru. Perusahaan ini cenderung menahan peluncuran sampai standar internal benar-benar dianggap tercapai.

Dalam kasus iPhone lipat, standar itu tampaknya belum dipenuhi pada aspek keausan engsel. Tech Radar menyebut Apple masih melanjutkan pengembangan dan membuka peluang penundaan hingga 2027.

Langkah ini menunjukkan Apple lebih memilih menyempurnakan desain engsel terlebih dahulu. Perusahaan tampaknya ingin menghindari risiko merilis perangkat yang belum sesuai harapan, terutama untuk kategori produk yang sensitif terhadap kualitas fisik seperti ponsel lipat.

Layar justru menunjukkan perkembangan

Di tengah persoalan engsel, ada kabar yang lebih positif dari sisi layar. Apple disebut hampir berhasil menghilangkan bekas lipatan yang biasa terlihat pada panel ponsel lipat.

Masih dari laporan yang sama, hasil itu disebut tetap terjaga bahkan setelah penggunaan dalam jangka panjang. Jika capaian ini benar, layar dengan lipatan yang nyaris tidak terlihat bisa menjadi keunggulan yang menonjol.

Selama ini, garis lipatan di tengah layar memang menjadi salah satu keluhan paling mudah dilihat pada perangkat lipat. Karena itu, kemajuan pada bagian ini bisa memberi nilai tambah besar saat produk akhirnya diperkenalkan.

Jadwal pengenalan masih belum pasti

Sampai sekarang belum ada kepastian apakah Apple akan membawa iPhone lipat ke acara peluncuran tahunan pada September. Opsi lain yang masih terbuka adalah menundanya ke tahun berikutnya.

Ada pula skenario bahwa Apple memperkenalkan perangkat itu lebih dulu, tetapi menunda penjualannya hingga 2027. Pola seperti ini memungkinkan perusahaan tetap menjaga perhatian pasar sambil mendapat waktu tambahan untuk penyempurnaan produk.

Nama perangkat tersebut juga masih belum dipastikan secara resmi. Model itu kerap dikaitkan dengan sebutan iPhone Ultra, tetapi Apple belum memberi kepastian soal nama komersial maupun jadwal pengumumannya.

Jika peluncuran tetap berjalan tahun ini, perangkat itu kemungkinan hadir bersama lini iPhone generasi terbaru. Namun selama masalah keausan engsel belum benar-benar selesai, iPhone lipat masih berpotensi tertahan lebih lama meski kemajuan di sisi layar sudah mulai terlihat.

Source: tekno.kompas.com
Berita Terbaru