Fakta Baru Soal Nyamuk DBD, Golongan Darah O Paling Menarik Perhatian Mereka

Author: Redaksi Android62

Nyamuk demam berdarah tidak memilih target secara acak. Salah satu sinyal yang mereka tangkap datang dari kulit manusia, dan sinyal itu dapat membantu menjelaskan mengapa golongan darah O kerap lebih sering disasar dibandingkan golongan darah lain.

Sejumlah penelitian menunjukkan pola itu memang muncul dalam pengamatan terhadap aedes aegypti. Dalam temuan yang dikutip dari Journal of Medical Entomology, frekuensi nyamuk hinggap pada pemilik golongan darah O tercatat hampir dua kali lebih tinggi dibandingkan pada golongan darah A.

Namun, golongan darah bukan satu-satunya faktor yang membuat seseorang lebih menarik di mata nyamuk. Aroma tubuh, tanda biologis lain, dan kondisi fisik juga ikut membentuk keputusan nyamuk saat memilih target.

Sinyal dari kulit jadi petunjuk awal

Sebelum mendarat, nyamuk dapat membaca petunjuk kimia yang keluar dari kulit manusia. Sekitar 80 persen manusia menghasilkan sinyal kimia yang bisa menunjukkan golongan darah, dan bagi nyamuk, sinyal ini menjadi penanda awal untuk menentukan sasaran.

Itulah sebabnya golongan darah O sering dianggap lebih menonjol. Meski begitu, posisi golongan darah B dalam pengamatan yang sama berada di tengah, sehingga pola yang terlihat bukan sekadar soal suka atau tidak suka secara sederhana.

Faktor lain yang juga memancing kedatangan nyamuk

Karbondioksida atau CO2 menjadi salah satu pemicu utama. Orang yang menghasilkan CO2 lebih banyak, misalnya saat berolahraga atau karena ukuran tubuh yang lebih besar, cenderung lebih mudah dihinggapi nyamuk.

Suhu tubuh dan keringat juga ikut berperan. Zat seperti asam laktat dan amonia dalam keringat dapat menarik perhatian nyamuk karena mudah dikenali oleh indra penciumannya.

Warna pakaian pun dapat memengaruhi perhatian nyamuk. Karena menggunakan penglihatan saat mencari target, warna gelap seperti hitam atau biru tua lebih mudah menarik perhatian mereka.

Apa artinya bagi risiko gigitan

Temuan tentang golongan darah O memberi gambaran bahwa sebagian orang memang bisa lebih menonjol bagi nyamuk secara statistik. Tetapi peluang digigit tetap dipengaruhi banyak faktor lain, baik dari dalam tubuh maupun dari lingkungan sekitar.

Karena itu, semua orang tetap perlu waspada terhadap gigitan nyamuk demam berdarah. Upaya seperti memakai losion antinyamuk, menjaga kebersihan lingkungan, dan menghindari paparan nyamuk di area berisiko tinggi tetap penting dilakukan secara rutin.

Dengan begitu, pemilik golongan darah O memang patut lebih waspada, tetapi perlindungan tidak hanya diperlukan oleh mereka. Nyamuk membaca banyak sinyal sekaligus, sehingga pencegahan tetap relevan bagi siapa pun.

Source: www.medcom.id
Berita Terbaru